Trump akan Tanggapi Serangan Senjata Kimia Suriah

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 23:12 WIB
Trump akan Tanggapi Serangan Senjata Kimia Suriah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sidang umum PBB di New York. (Foto: John Moore/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menanggapi setiap serangan senjata kimia dari rezim Bashar al-Assad.

"Tragedi yang sedang berlangsung di Suriah adalah memilukan. Tujuan bersama kami harus menurunkan konflik militer bersama dengan solusi politik yang menghormati kehendak rakyat Suriah," papar Trump, Selasa (25/9) dalam pidatonya di sidang umum PBB.

Trump pun mendesak proses perdamaian yang akan dipimpin oleh PBB.


"Dalam hal ini, kami mendesak proses perdamaian yang dipimpin PBB . Namun, yakinlah, Amerika Serikat akan merespon jika senjata kimia dikerahkan oleh rezim Assad," tambah Trump.
Sebelumnya, Amerika Serikat menyebut bahwa pemerintah Suriah tengah menyiapkan senjata kimia di Idlib. Hal ini diungkap setelah pihaknya melihat banyak bukti soal keberadaan senjata kimia tersebut, seperti diungkap perwakilan Amerika Serikat untuk Suriah, Kamis (6/9).

"Banyak bukti bahwa senjata kimia tengah disiapkan," jelas Jim Jeffrey, penasihat khusus tentang Suriah untuk AS dalam pembicaraan mengenai transisi politik di negara itu.

Sebelumnya, AS telah memberikan peringatan agar negara-negara yang terlibat konflik di Suriah ini tidak melakukan serangan ke Idlib, kantong gembong pemberontak Suriah terakhir. Sebab, menurut AS hal itu akan menimbulkan peningkatan kekerasan di wilayah itu.
"Kami tidak terima atas serangan apapun dan kami anggap sebagai kenekatan yang akan meningkatkan ketegangan," tambahnya.

Namun, Rusia tak mengindahkan peringatan dan tetap menyerang wilayah tersebut.

Washington telah mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Suriah untuk tidak menggunakan senjata kimia. Jeffrey memeringatkan bahwa setiap serangan oleh pasukan Rusia dan Suriah, dan penggunaan senjata kimia, akan menimbulkan gelombang pengungsi besar. Pengungsi akan bergerak ke Turki tenggara atau ke daerah Suriah yang berada di bawah kendali Turki. (age/age)