Polisi Belanda Berhasil Gagalkan Dugaan Serangan Teroris

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 28/09/2018 02:24 WIB
Polisi Belanda Berhasil Gagalkan Dugaan Serangan Teroris Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi Belanda menangkap tujuh orang yang dicurigai berkomplot untuk melakukan serangan teroris pada sebuah acara publik pada Kamis, (27/9) waktu setempat. Pelaku diduga menggunakan sabuk peledak dan senapan AK-47.

Dilansir dari AFP, hal tersebut dikemukakan oleh Kantor Jaksa Penuntut Umum.

"Polisi telah menangkap tujuh pria yang dicurigai berada pada tahapan persiapan untuk serangan teroris besar di Belanda," ujar Jaksa Penuntut Umum.


Jaksa dan penyidik merasa yakin dugaan serangan teroris ini berhasil digagalkan karena penangkapan yang telah mereka lakukan di Arnhem dan Weert.
Para petugas polisi telah menempatkan sekelompok orang untuk mengawasi dugaan tokoh utama di balik rencana serangan. Sosok tersebut merupakan laki-laki berusia 34 tahun asal Irak yang dihukum pada 2017.

Tujuh orang yang ditangkap rata-rata berusia 21 hingga 34 tahun. Para

Para tersangka berasal dari Arnhem, Rotterdam, dan desa-desa yang dekat dengan kedua kota tersebut. Dua orang lain dalam kelompok juga memiliki keyakinan terkait dengan upaya untuk melakukan perjalanan ke Irak atau Suriah.

"Salah seorang pria dari Arnhem ingin melakukan serangan dengan kelompok di sebuah acara besar di Belanda dan membunuh banyak korban, menurut Dinas Intelejen Belanda (AIVD)," kata kantor kejaksaan.

Target serangan yang direncanakan belum diidentifikasi oleh polisi.

Para tersangka diperkirakan akan muncul di pengadilan di Rotterdam pada hari Jumat. (age/age)