Gaet Pemilih Perempuan, Australia Hapus Pajak Pembalut

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/10/2018 02:23 WIB
Gaet Pemilih Perempuan, Australia Hapus Pajak Pembalut Bendahara Negara Australia, Josh Frydenberg, mengatakan bahwa pajak 10 persen atas produk-produk ini akan dihapuskan mulai 1 Januari 2019, setelah mendapatkan persetujuan parlemen. (AAP/David Crosling/via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Australia akan menghapus pajak penjualan pada produk sanitasi perempuan, termasuk pembalut, langkah yang dianggap sebagai upaya pemerintah untuk meraih dukungan dari pemilih perempuan.

Bendahara Negara Australia, Josh Frydenberg, mengatakan bahwa pajak 10 persen atas produk-produk ini akan dihapuskan mulai 1 Januari 2019, setelah mendapatkan persetujuan parlemen.
"Kami benar-benar senang bahwa setiap orang datang berkampanye untuk menghapus pajak yang tidak adil ini. Jutaan wanita Australia akan mendapatkan manfaatnya," kata Menteri Urusan Perempuan Australia, Kelly O`Dwyer.

Sebuah jajak pendapat menunjukkan penghapusan pajak ini dapat mendompleng popularitas Perdana Menteri Scott Morrison yang mengambil alih pemerintahan dari tangan Malcolm Turnbull pada Agustus lalu.
"Pemerintah memiliki masalah dengan pemilih perempuan terutama para penganut paham sentris yang kecewa dengan beberapa retorika pemerintah," kata Peter Chen, seorang profesor ilmu politik di Universitas Sydney.


"Dalam era #MeToo, ini adalah langkah yang tidak dapat dihindari," kata dia.

Sebelumnya, Kanada juga menghapus pajak serupa pada 2015 lalu, setelah 700.000 orang menandatangani petisi. Sementara itu, Inggris juga akan memotong pajak yang setara dengan produk itu pada 2022. (cin/has)