Bebaskan Pendeta Brunson, Turki Harap AS Segera Cabut Sanksi

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 23/10/2018 05:18 WIB
Bebaskan Pendeta Brunson, Turki Harap AS Segera Cabut Sanksi Bendera Turki. (REUTERS/Alkis Konstantinidis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Turki berharap Amerika Serikat (AS) segera mencabut sanksi-sanksinya, seiring telah dibebaskannya Pendeta Andrew Brunson.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Presiden Tayyip Erdogan, seperti dikutip Reuters, pada Selasa (23/10).

Hubungan antara Ankara dan Washington telah tegang karena sejumlah masalah, termasuk penahanan Brunson. Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi dan tarif kepada Turki yang mendorong krisis akibat merosotnya mata uang lira lebih dari 40 persen tahun ini.


Brunson telah dibebaskan pada 12 Oktober lalu, setelah ditahan di penjara dan menjadi tahanan rumah selama dua tahun. Ia diadili atas tuduhan terorisme, yang telah dibantahnya.

Kendati mengapresiasi pembebasan Brunson, AS juga meminta Turki membebaskan sejumlah warganya yang masih ditahan, termasuk seorang mantan ilmuwan NASA, Serkan Golge.

Golge ditangkap karena diduga terlibat dalam gerakan Fethullah Gulen, orang yang dituding mendalangi upaya kudeta di Turki pada 2016 lalu. Namun, ia sendiri mengaku tak bersalah dan mengklaim bahwa kedatangannya ke Turki pada 2016 hanya untuk mengunjungi kerabat di selatan negara itu. (agi/agi)