Saudi Tengok Hutan di Istanbul Sebelum Khashoggi Dibunuh

Tim , CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 07:45 WIB
Sebelum Khashoggi dibunuh, Saudi kedapatan tengah menengok di hutan Belgarad di Istanbul, Turki. Ilustrasi (REUTERS/Apple Daily)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rekaman CCTV menunjukkan bahwa tim dari Arab Saudi sempat menengok di hutan Belgrad di Istanbul, Turki, sebelum pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, dilakukan. Hal ini disebutkan oleh sumber keamanan, Rabu (24/11).

Hal ini diketahui dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Jaksa Penuntut Umum di Istanbul. Sebuah tim keamanan khusus menelisik rekaman sepanjang 2.000 jam dari total 137 kamera pengintai di 62 titik.

Tim menemukan bahwa pada tanggal 1 Oktober, tim Saudi melakukan pencarian di hutan dengan kendaraan diplomatik milik konsulat. Sementara tangkapan kamera lain menunjukkan kedatangan Khashoggi ke Bandara Ataturk, Istanbul, pada hari yang sama, demikian seperti dilansir dari Anadolu.


Penyelidikan komprehensif pada kamera pengintai di sekitar Konsulat Saudi dan di beberapa wilayah Istanbul semakin menguak petunjuk terkait pembunuhan Khashoggi selangkah demi selangkah. Penyidik juga melakukan pengamatan di wilayah Levent dan Sultanahmet. Sultanahmet adalah lokasi ditemukannya mobil konsulat Saudi yang ditelantarkan selama berhari-hari.

Rekaman CCTV juga menunjukkan aktivitas 15 orang Saudi yang tiba di Istanbul dengan dua pesawat jet pribadi untuk membunuh Khashoggi. Mereka kedapatan tengah mengunjungi konsulat Saudi ketika Khashoggi berada di dalamnya. CCTV juga memberikan gambaran mengenai kegiatan para pejabat konsulat.

Salah satu rekaman kamera pengawas menunjukkan aktivitas para konsuler Saudi hanya sehari sebelum pembunuhan. Para petugas konsulat terlihat memasuki konsulat melalui gerbang taman dengan kendaraan diplomatik.

Selain itu, tiga pejabat Saudi juga terlihat tiba di Istanbul dengan pesawat dan menginap di hotel sebelum mengunjungi konsulat.

Khashoggi, kolumnis The Washington Post, dinyatakan hilang sejak memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Terkait hilangnya wartawan ini, Saudi menyangkal untuk mengetahui keberadaannya selama beberapa minggu. Baru akhir pekan lalu, Arab Saudi mengakui Khashoggi meninggal dalam perkelahian di dalam konsulat.

Raja Saudi Salman bin Abdulaziz memecat wakil dinas intelijen dan seorang pembantu utama kerajaan. Ia juga memerintahkan penangkapan 18 tersangka atas kasus tersebut. (eks/eks)