"Seluruh bangsa Israel turut berduka bersama keluarga korban yang dibunuh dalam pembantaian mengerikan di Sinagoge Tree of Life di Pittsburgh," ujar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, saat memimpin hening cipta.
Netanyahu mengatakan bahwa penembakan pada Sabtu (27/10) itu adalah "kejahatan anti-Semit terbesar" di AS. Ia pun mengajak dunia untuk melawan anti-Semit di berbagai penjuru bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya merenggut 11 nyawa, aksi pelaku tersebut juga melukai enam orang lainnya yang sedang berada di dalam sinagoge.
Melanjutkan pernyataannya, Netanyahu berkata, "Atas nama pemerintah Israel dan bangsa Israel, saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga yang kehilangan orang tercinta. Kami berdoa pemulihan cepat bagi yang terluka."
[Gambas:Video CNN]
Dalam surat terbuka untuk komunitas Yahudi di Pittsburgh, Netanyahu juga sudah menyampaikan "apresiasi kepada Presiden [Donald] Trump yang sudah mengecam kejahatan menjijikan dan bersumpah melawan pihak yang ingin menghancurkan Yahudi."
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina juga merilis pernyataan yang menyebut penembakan itu sebagai "aksi terorisme yang menargetkan sinagoge, di mana Yahudi Amerika dan petugas kepolisian tewas."
"Kami mengecam penyerangan tempat ibadah oleh teroris yang termotivasi keyakinan fasis yang menjijikan pada supremasi ras putih," tulis Kemlu Palestina. (has)