Israel Mengheningkan Cipta bagi Korban Penembakan Sinagoge AS

Tim, CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 06:30 WIB
Israel Mengheningkan Cipta bagi Korban Penembakan Sinagoge AS Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memimpin prosesi mengheningkan cipta untuk korban penembakan di sinagoge Pittsburgh, Amerika Serikat, di sela rapat kabinet pada Minggu (28/10). (Reuters/Baz Ratner)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabinet Israel mengheningkan cipta sejenak untuk menghormati 11 korban penembakan di sinagoge Pittsburgh, Amerika Serikat, di sela rapat pada Minggu (28/10).

"Seluruh bangsa Israel turut berduka bersama keluarga korban yang dibunuh dalam pembantaian mengerikan di Sinagoge Tree of Life di Pittsburgh," ujar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, saat memimpin hening cipta.

Netanyahu mengatakan bahwa penembakan pada Sabtu (27/10) itu adalah "kejahatan anti-Semit terbesar" di AS. Ia pun mengajak dunia untuk melawan anti-Semit di berbagai penjuru bumi.


"Sulit membayangkan kengerian pembunuhan Yahudi yang berkumpul pada hari Sabat dan orang yang membunuh mereka hanya karena mereka Yahudi," ucap Netanyahu sebagaimana dikutip Reuters.
Saat melancarkan aksinya, pelaku memang dilaporkan berteriak, "Semua Yahudi harus mati!"

Tak hanya merenggut 11 nyawa, aksi pelaku tersebut juga melukai enam orang lainnya yang sedang berada di dalam sinagoge.

Melanjutkan pernyataannya, Netanyahu berkata, "Atas nama pemerintah Israel dan bangsa Israel, saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga yang kehilangan orang tercinta. Kami berdoa pemulihan cepat bagi yang terluka."

[Gambas:Video CNN]

Dalam surat terbuka untuk komunitas Yahudi di Pittsburgh, Netanyahu juga sudah menyampaikan "apresiasi kepada Presiden [Donald] Trump yang sudah mengecam kejahatan menjijikan dan bersumpah melawan pihak yang ingin menghancurkan Yahudi."

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina juga merilis pernyataan yang menyebut penembakan itu sebagai "aksi terorisme yang menargetkan sinagoge, di mana Yahudi Amerika dan petugas kepolisian tewas."

"Kami mengecam penyerangan tempat ibadah oleh teroris yang termotivasi keyakinan fasis yang menjijikan pada supremasi ras putih," tulis Kemlu Palestina. (has/has)