Muslim AS Galang Dana untuk Korban Penembakan Sinagoge

Tim, CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 08:18 WIB
Muslim AS Galang Dana untuk Korban Penembakan Sinagoge Warga Amerika Serikat berduka atas penembakan di sebuah sinagoge di Pittsburgh yang menewaskan 11 orang pada akhir pekan lalu. (Reuters/Cathal McNaughton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok Muslim Amerika Serikat menggalang dana untuk korban penembakan di sebuah sinagoge di Pittsburgh yang menewaskan 11 orang pada akhir pekan lalu.

Kurang dari 24 jam sejak kampanye penggalangan dana itu diluncurkan pada Sabtu (27/10) di situs launchgood.com, kelompok Muslim itu sudah menghimpun dana US$50 ribu atau setara Rp760 juta.

"Kampanye ini sudah viral dan mulai mendapat perhatian media internasional. Kami sudah mencapai target kedua kami sebesar US$50 ribu, sebelum 24 jam! Sekarang targetnya menjadi US$75 ribu," tulis kelompok tersebut.
Awalnya, kelompok ini hanya memasang target US$25 ribu dan langsung tercapai hanya dalam kurun waktu enam jam setelah kampanye diluncurkan.


Kampanye itu sendiri diluncurkan pada Sabtu, hanya berselang beberapa jam setelah insiden penembakan yang juga melukai enam orang tersebut.

Pelaku yang diidentifikasi bernama Robert Bowers melakukan aksinya saat umat Yahudi sedang beribadah di Sinagoge Pohon Kehidupan pada hari Sabat.
Saat memberondong tembakan ke arah orang yang sedang berkumpul di dalam rumah ibadah itu, Bowers dilaporkan berteriak, "Semua Yahudi harus mati!"

Setelah melepaskan tembakan, Bowers langsung menyerahkan diri ke kepolisian setempat.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, langsung mengeluarkan pernyataan melalui akun Twitter pribadinya untuk menanggapi insiden ini.

"Seluruh Amerika berduka atas pembunuhan massal warga Yahudi Amerika di Sinagoge Pohon Kehidupan di Pittsburgh. Kami berdoa bagi mereka yang tewas dan orang tercinta mereka, dan kami bersimpati pada petugas kepolisian yang berani dan mengalami luka serius," tulis Trump.

"Serangan anti-Semit jahanam ini adalah pelanggaran terhadap kemanusiaan. Semua ini akan membuat kita bekerja sama untuk mengekstraksi racun anti-Semit dari dunia. Kita harus bersatu melawan kebencian."



Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga memimpin prosesi mengheningkan cipta di sela rapat kabinet pada Minggu (28/10).

"Seluruh bangsa Israel turut berduka bersama keluarga korban yang dibunuh dalam pembantaian mengerikan di Sinagoge Pohon Kehidupan di Pittsburgh," katanya.

Kementerian Luar Negeri Palestina juga merilis pernyataan yang menyebut penembakan itu sebagai "aksi terorisme yang menargetkan sinagoge, di mana Yahudi Amerika dan petugas kepolisian tewas."

"Kami mengecam penyerangan tempat ibadah oleh teroris yang termotivasi keyakinan fasis yang menjijikan pada supremasi ras putih," tulis Kemlu Palestina. (has/has)