FOTO: Derap Tentara Merah Soviet Saat Parade 'Palagan Moskow'

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 08/11/2018 19:20 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Rusia mengerahkan 5 ribu pasukan untuk parade 'Pertempuran Moskow' memperingati pertempuran mereka dengan Nazi Jerman dalam PD II, 7 November 1941.

Ribuan pasukan Rusia mengenakan seragam pasukan Uni Soviet saat Perang Dunia II melakukan parade peringatan kemenangan atas Nazi Jerman di Lapangan Merah, Moskow. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Pada 7 November 1941, Tentara Merah Uni Soviet berhadapan dengan pasukan Nazi dalam 'Pertempuran Moskow' dan menang. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Pada masa Uni Soviet, setiap 7 November selalu diperingati sebagai hari Revolusi Bolshevik 1917. Namun, pada 2005 perayaan itu dihapus. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Pasukan Rusia membawa panji-panjir Rusia dan Uni Soviet saat parade peringatan 'Pertempuran Moskow. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Angkatan Bersenjata Rusia juga memamerkan alutsista lawas yang dipakai menghadapi pasukan Nazi Jerman pada PD II dalam parade. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Setelah berhasil memukul mundur pasukan Nazi Jerman, mendiang pemimpin Uni Soviet Josef Stalin menggagas perayaan untuk menggenjot moral prajuritnya. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Parade militer itu dipertahankan oleh Uni Soviet dan Rusia untuk mengingat kedigdayaan angkatan bersenjata mereka saat PD II. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Parade militer itu melibatkan 5 ribu pasukan dan juga sejumlah persenjataan lawas Uni Soviet era PD II. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Perwakilan militer Rusia di Moskow, Mayor Sergei Sobyanin mengatakan Parade 1941 dilakukan setiap tahun sebagai sarana pembelajaran sejarah bagi rakyat Negeri Beruang Merah. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Meski sudah dihapus, para golongan tua di Rusia saat ini masih kerap merayakan hari Revolusi Bolshevik 1917 hingga saat ini. (REUTERS/Maxum Shemetov)