AS Janji Akan Adili Pelaku Pembunuhan Khashoggi

CNN Indonesia | Senin, 12/11/2018 10:35 WIB
AS Janji Akan Adili Pelaku Pembunuhan Khashoggi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo. (REUTERS/Aaron P. Bernstein)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan kepada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, akan mengadili seluruh pihak yang terlibat pembunuhan Jamal Khashoggi. Dia adalah wartawan pengkritik Raja Salman, yang meninggal di Istanbul, Turki.

"Menlu Pompeo menekankan bahwa AS akan meminta pertanggungjawaban terhadap sleuruh pihak yang terlibat pembunuhan Jamal Khashoggi, dan Arab Saudi harus melakukan hal serupa," ucap juru bicara Kemlu AS, Heather Nauert, melalui pernyataan, Minggu (11/11).

Khashoggi tewas dibunuh di dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Meski semula membantah, Saudi akhirnya mengakui bahwa koresponden The Washington Post itu tewas di dalam gedung konsulatnya.
Hanya saja pemerintah Saudi mengklaim negara kerajaan itu tak terlibat dalam pembunuhan. Mereka beralasan perbuatan itu dilakukan oleh orang-orang di luar kewenangan mereka itu.


Sejumlah pihak berasumsi Pangeran Mohammed merupakan otak di balik pembunuhan Khashoggi. Sebab sejumlah ajudan terdekatnya termasuk dalam tim khusus yang disebut Turki sengaja dikirim ke Istanbul untuk melakukan eksekusi.

Pompeo sebelumnya menganggap pembunuhan Khashoggi melanggar norma dalam hukum internasional.

Dia juga mengatakan AS tengah mempertimbangkan menerapkan sanksi kepada para individu yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Meski begitu Presiden Donald Trump dan Pompeo tetap menekankan relasi dagang dan strategis dengan Saudi tetap menjadi prioritas kedua negara.

"Menlu Pompeo berulang kali mengatakan bahwa AS menyerukan penghentian permusuhan dan menyerukan kepada semua pihak untuk mengutamakan perudingan guna mencapai solusi damai dalam setiap konflik," papar Nauert seperti dikutip AFP.

Pembunuhan Khashoggi masih menjadi teka-teki bagi dunia internasional, terutama Turki. Otoritas Turki hingga saat ini belum mengetahui secara pasti keberadaan jasad Khashoggi.

Kabarnya jasad lelaki itu dibuang ke saluran pembuangan setelah dihancurkan dengan cairan asam.

Petugas forensik Turki dikabarkan menemukan jejak-jejak cairan asam di saluran pembuangan di Konsulat Turki. Menurut sumber, diduga jasad Khashoggi baru dibuang ketika sudah luruh akibat direndam cairan asam.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding penguasa Saudi adalah dalang di balik pembunuhan Khashoggi. (rds/ayp)