Seorang WNI di Osaka Dikabarkan Hilang

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 09:46 WIB
Seorang WNI di Osaka Dikabarkan Hilang Warga Indonesia, Radhwa Athaya Yulianzalika, yang dikabarkan hilang kontak di Osaka, Jepang. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang warga Indonesia bernama Radhwa Athaya Yulianzalika dikabarkan hilang di Osaka, Jepang. Keluarganya menyatakan sudah kehilangan kontak dengan perempuan berusia 24 tahun itu sejak akhir Oktober lalu.

Menurut kakak Athaya, Nahla, dia mengatakan terakhir mengontak sang adik pada 28 Oktober lalu. Sejak itu, dia kehilangan jejak.

"Jadi saya minta tolong temannya namanya Yuniar dan Nadya ngecek ke apartemennya, tapi ternyata Thaya sudah enggak tinggal di sana sejak Juli," kata Nahla saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (26/11).
Nahla mengatakan sang adik selama ini tinggal seorang diri di Osaka sambil menempuh pendidikan bahasa dan anime. Menurut dia, adiknya diketahui bekerja di perusahaan properti Century 21.


"Saya sempat kontak bosnya katanya sudah enggak kerja di sana sejak Juli. Katanya sempat ke Tokyo untuk ikut audisi," ujar Nahla.
Seorang WNI di Osaka Dikabarkan HilangRadhwa Athaya Yulianzalika. (Dok. Istimewa)
Nahla mengatakan kejanggalan terjadi ketika Thaya sulit dikontak beberapa waktu silam. Saat itu menurut pengakuan teman-temannya ponsel Thaya rusak lantaran tergilas mobil. Namun, Thaya sempat menyatakan melalui WhatsApp dia menerima paket yang dikirimkan Nahla.

Ketika Nahla meminta teman sang adik menelusuri, ternyata alamat yang diberikan Thaya untuk menerima paket adalah apartemen khusus orang Jepang di Osaka. Dia lantas mencoba menelusuri jejak sang adik melalui media sosial, tetapi nihil.

Nahla kemudian meminta teman sang adik melapor ke kepolisian setempat. Lantas, aparat setempat langsung menggeledah alamat terakhir yang dikirimkan sang adik. Namun, lagi-lagi jejak sang adik belum ditemukan. Nahla kemudian berencana melapor ke Konsulat Jendera Republik Indonesia di Osaka untuk meminta bantuan mencari adiknya.
Sejumlah pengumuman mengenai hilangnya Thaya juga dipampang di Twitter dan Facebook. Hingga berita ini dibuat, Kementerian Luar Negeri belum memberikan tanggapan atas kejadian ini.
(ayp/ayp)