Kala Pangeran Salman Disambut Baik Pemimpin Barat di KTT G20

CNN Indonesia | Sabtu, 01/12/2018 04:43 WIB
Kala Pangeran Salman Disambut Baik Pemimpin Barat di KTT G20 Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (REUTERS/Simon Dawson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pemimpin dunia menyambut kedatangan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Jumat (30/11). Hal itu menunjukkan bahwa namanya masih baik-baik saja setelah kasus pembunuhan jurmalis Jamal Kashoggi yang turut menyeret namanya.

Dalam sebuah gambar yang tersebar viral, Pangeran Saudi berpelukan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, seolah keduanya merupakan kawan lama yang lama tak berjumpa.

Pelukan itu muncul di tengah kabar bahwa Rusia dan Arab Saudi telah mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak untuk membantu menopang jatuhnya harga minyak mentah.



Pangeran berusia 33 tahun itu juga terlihat berbincang dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dia juga berjabat tangan dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Dalam pertemuan itu, Macron berbicara tentang kasus pembunuhan Jamal Kashoggi dan kondisi Yaman di mana jutaan orang berada di ambang kelaparan.

Macron mengatakan kepada Pangeran Saudi bahwa Eropa ingin penyelidik internasional turut ambil bagian dalam penyelidikan kematian Jamal Kashoggi. Dia juga menekankan perlunya solusi politik di Yaman.


Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengatakan bahwa Arab Saudi harus melakukan penyelidikan yang kredibel dan transparan.

"Orang-orang harus mendapatkan keyakinan dari hasil penyelidikan itu. Mereka yang bertanggung jawab pun harus diminta pertanggungjawabannya," ujar May.

Kasus pembunuhan Jamal Kashoggi telah memicu kemarahan global. Namun, sejumlah negara Barat berjanji untuk mempertahankan hubungan dekat dengan Arab Saudi sebagai negara penghasil minyak dan pembeli senjata AS. (asr)