Seorang anggota delegasi mengonfirmasi kepada Reuters bahwa timnya sudah berangkat setelah melakukan konsultasi di Riyadh, Arab Saudi, pada Rabu (5/12).
Sejak perang kian panas pada 2015 lalu, pemerintahan sah Yaman di bawah Presiden Abd-Rabbu memang langsung meminta bantuan dari Saudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini bukan kali pertama upaya perundingan damai dilakukan. Sebelumnya, Kuwait menginisiasi pembicaraan damai pada 2016, tapi tak berhasil mencapai kesepakatan dan menyebabkan delegasi Houthi terlantar di Oman selama tiga bulan.
Selain itu, Saudi juga memenuhi permintaan Houthi untuk mengevakuasi anggota mereka yang terluka agar mendapatkan pengobatan di Oman.
Rombongan pemberontak Houthi sendiri sudah lebih dulu terbang ke Swedia didampingi Utusan Khusus PBB untuk Urusan Yaman, Martin Griffiths. (has)