Peziarah Padati Bethlehem Rayakan Malam Natal

CNN Indonesia | Selasa, 25/12/2018 04:01 WIB
Peziarah Padati Bethlehem Rayakan Malam Natal Ilustrasi perayaan natal. (REUTERS/Mussa Qawasma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peziarah dari seluruh dunia berkumpul di Betlehem pada Senin (24/12) untuk merayakan Malam Natal. Mereka mengantre untuk melihat gua yang diyakini sebagai tempat Yesus dilahirkan dan mengikuti parade.

Dikutip dari AFP, misa tengah malam akan diadakan di Betlehem, sementara Paus Francis juga akan mengadakan misa di Vatikan.

Parade musik digelar di seberang gereja yang dibangun di atas tempat kelahiran Yesus menyemarakkan malam Natal.


Kerumunan orang yang sebagian menggunakan topi Santa dan memegang Balon memandang alun-alun yang dihiasi pohon Natal Raksasa. Mereka menyanyikan lagu-lagu natal dalam bahasa Arab yang turut diperdengarkan melalui speaker.

Uskup Pierbattista Pizzaballa, tiba sore itu dan memimpin misa tengah malam. Presiden Palestina Mahmud Abbas juga akan berada di antara para pejabat tinggi yang menghadiri upacara itu.

Tahun ini, pengunjung dapat melihat mosaik-mosaik Gereja Kelahiran Baru yang dipulihkan setelah baru-baru ini dibersihkan dan diperbaiki dalam sebuah proyek besar.


Gereja pertama dibangun di situs itu pada abad keempat, meskipun direnovasi setelah kebakaran pada abad keenam.

Gereja yang lebih baru dan lebih luas, St. Catherine, terletak di sebelah dan merupakan tempat misa tengah malam diadakan.

"Ini kesempatan bagus untuk berada di lokasi simbolis untuk Natal," kata Lea Gudel, seorang mahasiswa Prancis berusia 21 tahun yang belajar di Yerusalem, yang berada di Manger Square pada Senin pagi waktu setempat.

Betlehem, terletak di dekat Yerusalem tetapi terputus dari kota tersebut oleh tembok pemisah Israel. Pengunjungnya meningkat pada tahun ini setelah beberapa tahun terakhir menurun akibat kerusuhan terkait dengan konflik Israel-Palestina.


Pejabat pariwisata Palestina dan operator hotel telah melaporkan bahwa kunjungan di tahun ini merupakan yang terkuat selama bertahun-tahun.

"Tahun ini jauh lebih tenang, jauh lebih baik daripada tahun lalu," kata Abeer Nasser, seorang warga Palestina dari kota Beit Sahour yang berencana menghadiri misa tengah malam.

Di luar Betlehem, orang-orang Kristen di seluruh dunia bersiap untuk merayakan Natal.

Di Inggris, Ratu Elizabeth II akan menyerukan rasa hormat dan kesopanan dalam pesan Natal yang disampaikan dengan negara yang bakal dari Uni Eropa.

Sementara itu Barcelona bersiaga setelah Departemen Luar Negeri AS memperingatkan risiko serangan teroris di kota terbesar kedua Spanyol selama liburan Natal. (AFP/agi)