Ledakan Gas Robohkan Rumah Susun di Rusia, Tiga Orang Tewas

CNN Indonesia | Senin, 31/12/2018 15:40 WIB
Ledakan Gas Robohkan Rumah Susun di Rusia, Tiga Orang Tewas Sebuah rumah susun di Rusia runtuh setelah ledakan diduga akibat kebocoran gas. Tiga orang meninggal dan 79 lainnya tertimbun. (REUTERS/Ciro De Luca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak tiga orang tewas dan 79 lainnya belum ditemukan setelah ledakan diduga akibat kebocoran gas yang membuat sebuah rumah susun runtuh di Kota Urals, Magnitogorsk, Rusia, pada Senin (31/12).

"Tiga orang berhasil diselamatkan hidup-hidup, sementara tiga lainnya tewas," ucap Wakil Gubernur Chelyabinsk, Oleg Klimov, kepada kantor berita RIA Novosti seperti dikutip AFP.

"Nasib 79 orang lainnya belum jelas. Polisi sedangbekerja untuk mencari mereka," katanya menambahkan.
Sementara itu, dikutip Reuters, insiden tersebut terjadi pada Senin pagi waktu setempat di sebuah rumah susun di Urals, sekitar 1.700 kilometer sebelah timur Ibu Kota Moskow.


Media setempat melaporkan belum jelas berapa jumlah orang yang terjebak di reruntuhan bangunan. Teriakan korban yang terjebak puing bangunan dikabarkan bisa terdengar hingga ke permukaan.

Berdasarkan data Kementerian Darurat Rusia, ada sekitar 110 orang yang tingal di gedung tersebut. Sekitar 48 apartemen juga telah dinyatakan rusak.

Kementerian itu menuturkan sejauh ini 16 orang berhasil dievakuasi, tiga lainnya juga berhasil diselamatkan dari puing-puing bangunan.
Berdasarkan penyelidikan awal, otoritas menganggap insiden tersebut terjadi akibat ledakan gas.

Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat ketika banyak warga masih terlelap. (rds/ayp)