Perayaan Natal Koptik di Mesir Dihantui Ledakan

REUTERS, CNN Indonesia | Minggu, 06/01/2019 09:08 WIB
Perayaan Natal Koptik di Mesir Dihantui Ledakan Ilustrasi korban ledakan bom. (Istockphoto/Rich Legg)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang polisi Mesir tewas pada Sabtu (5/1) ketika berusaha menjinakkan sebuah bom yang ditemukan di dekat gereja di pinggiran timur Kairo. Kejadian nahas ini terjadi kurang dari dua hari sebelum pemeluk Kristen di Mesir merayakan Natal Koptik.

Alat peledak itu merupakan satu dari dua barang mencurigakan dalam tas yang ditemukan di atap bangunan dekat gereja, seperti yang dikutip dari pihak kepolisian dan media setempat.

Dua polisi dan seorang warga ikut terluka dalam ledakan tersebut.


Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas ledakan ini. Pasukan keamanan Mesir telah bertahun-tahun memerangi teroris yang telah menyerang orang Kristen Koptik, turis dan petugas keamanan.

Polisi banyak terlihat di setiap sudut kawasan di Mesir, terutama rumah ibadah, menjelang Tahun Baru dan Natal Koptik yang dirayakan pada 7 Januari.

Pemeluk Koptik, yang merupakan 10 persen dari populasi di Mesir, telah lama mengeluhkan sering mengalami diskriminasi.

Pihak berwenang telah menempatkan penjaga bersenjata di luar gereja dan biara dalam upaya melindungi mereka dari serangan teroris.

Sebelumnya ramai diberitakan pada November, teroris membunuh tujuh orang yang kembali dari membaptis seorang anak di sebuah biara Koptik sekitar 260 km di atas Sungai Nil dari Kairo.

(ard)