Awak Jet Tempur Prancis yang Jatuh Ditemukan Meninggal

CNN Indonesia | Sabtu, 12/01/2019 14:42 WIB
Awak Jet Tempur Prancis yang Jatuh Ditemukan Meninggal Ilustrasi pesawat tempur Dassault Mirage 2000D milik Angkatan Udara Prancis. (JACK GUEZ / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan Udara Prancis menyatakan dua awak pesawat tempur Dassault Mirage 2000D yang jatuh pada Rabu lalu ditemukan meninggal. Tim pencari menyatakan jasad keduanya berada tak jauh dari lokasi kecelakaan di kawasan pegunungan Jura, sebelah selatan Prancis.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (12/1), tim penyelamat berhasil menemukan jasad pilot Kapten Baptiste Chirié dan ko-pilot Letnan Audrey Michelon. Jenazah keduanya ditemukan tidak jauh dari lokasi puing-puing pesawat tempur yang mereka tumpangi.

Menurut catatan yang dipaparkan Kepala Staf AU Prancis, Jenderal Philippe Lavigne, Chirié diketahui sudah membukukan 940 jam terbang dan sempat dikirim dalam 24 kali misi di medan perang.
Sedangkan Michelon sudah mencatat 1250 jam terbang, dan 97 kali terjun dalam pertempuran.


Awak pesawat dilaporkan sedang melakukan latihan terbang rendah rutin yang dilakukan di wilayah pengunungan antara wilayah Doubs dan Jura. Tiba-tiba sinyal jet yang bermarkas di Lanud Nancy-Ochey itu menghilang dari pantauan radar.

Dalam jumpa pers, juru bicara Angkatan Udara Prancis, Kolonel Cyrille Duvivier, mengatakan puing-puing pesawat tempur itu telah ditemukan di wilayah Jura, bersamaan dengan kain yang diduga parasut. Namun, dua awak masih dinyatakan hilang.

"Jet tempur tipe ini memiliki dua jenis parasut, untuk awak di kursi pelontar dan parasut jet, yang dapat digunakan untuk menghentikan jet ketika mendarat," jelas Duvivier.
Angkatan Udara Prancis menyatakan tidak mendeteksi sinyal marabahaya dari pilot yang menerbangkan jet tersebut ketika kecelakaan terjadi. (ayp/ayp)