Wali Kota Gdansk Kritis Usai Ditikam Saat Acara Galang Dana

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 13:30 WIB
Wali Kota Gdansk Kritis Usai Ditikam Saat Acara Galang Dana Ilustrasi garis polisi. (Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pawel Adamowicz, Wali Kota Gdansk, Polandia kritis setelah ditikam pisau saat berada di panggung. Peristiwa itu terjadi di depan ratusan orang dalam sebuah acara penggalangan dana pada Minggu (13/1) malam waktu setempat.

Menurut keterangan ahli bedah di rumah sakit Universitas Gdansk, Tomasz Stefaniak, kondisi Adamowicz masih kritis setelah menjalani operasi selama lima jam pada Senin pagi waktu setempat.

Dalam rekaman video, pelaku terlihat menaiki podium dan menyerang Adamowicz ketika ia sedang melambaikan kembang api.


Dikutip CNN, pada Senin (14/1), akibat tikaman pisau tersebut, kata Stefaniak, mengakibatkan luka serius pada jantung, dan memotong diafragma dan organ perut Adamowicz.
Presiden Polandia Andrzej Duda juga turut mengonfirmasi kondisi Adamowicz melalui cuitan di akun Twitternya.

"Saya menerima informasi dari dokter yang berhasil menangani Wali Kota Pawel Adamowicz. Ada harapan bagi kondisinya, tetapi masih serius. Saya meminta doa dan dukungan untuk kesembuhannya," cuit Duda.

Setelah menikam Adamowicz dengan pisau beberapa kali, pelaku yang merupakan seorang pria menyebut nama dan mengatakan dia merupakan korban salah tangkap dan dipenjara di bawah pemerintahan sebelumnya.

Seorang saksi yang diwawancara stasiun televisi Polandia, TVN, pelaku tampak senang setelah berhasil menikam Adamowicz. Ia kemudian disergap petugas keamanan dan ditangkap.

Seorang juru bicara kepolisian setempat mengatakan pelaku dengan usia 27 tahun itu tinggal di Gdansk. Sebelumnya, ia juga sudah memiliki catatan kriminal terkait perampokan bank, dan dihukum lebih dari lima tahun penjara.
Juru bicara Kepolisian Gdansk, Joanna Kowalik-Kosinska, menyatakan pelaku dapat menembus akses hingga ke atas podium berbekal tanda pengenal pers.

"Kami tahu dia (pelaku) menggunakan pengenal dengan tulisan pers. Sekarang kami masih menyelidiki lebih lanjut bagaimana dia mendapatkan tanda pengenal tersebut, apakah dia benar-benar wartawan atau tidak," kata Kosinska.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengecam serangan terhadap Adamowicz yang telah menjabat selama dua dekade tersebut melalui cuitan dalam Twitter.

Menteri Dalam Negeri Joachim Brudzinski menyebut serangan terhadap Adamowicz sebagai tindakan kejam.
Pejabat luar negeri termasuk Presiden Uni Eropa, Donald Tusk, Wakil Presiden Komisi Eropa, Frans Timmermans dan Wali Kota London, Sadiq Khan, juga turut menyatakan dukungan mereka kepada Adamowicz. (fey/ayp)