Pemerintah AS Tutup, Trump Rogoh Kocek Sediakan Jamuan

CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 14:52 WIB
Pemerintah AS Tutup, Trump Rogoh Kocek Sediakan Jamuan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (REUTERS/Rick Wilking)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penutupan (shutdown) pemerintahan Amerika Serikat sudah memasuki hari ke ke-25. Karena sekretariat Gedung Putih juga tutup, Presiden Donald Trump merogoh kocek untuk menyediakan jamuan makan ketika mengundang tim futbol setempat yang menjadi juara nasional.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/1) kemarin. Dia mengundang tim futbol Clemson Tigers dari Universitas Clemson, setelah berhasil menjadi juara nasional Liga Futbol Kampus.

Karena penutupan sebagian pemerintah, lantaran Trump masih berkeras meminta anggara US$5,6 miliar untuk proyek tembok perbatasan dengan Meksiko, Gedung Putih tidak bisa menyajikan apa-apa. Trump lantas memesan makanan cepat saji yakni hamburger dan pizza untuk menjamu para atlet itu.
"Karena penutupan, seperti yang Anda tahu ... kami keluar dan kami memesan makanan cepat saji Amerika yang dibayar oleh saya," kata Trump, seperti dilansir AFP, Selasa (15/1).


"Saya pikir mereka lebih menyukainya daripada apa pun yang bisa kita berikan," lanjut Trump selepas kunjungannya ke New Orleans.

Trump sempat ditanya apa makanan cepat saji kegemarannya. Namun, dia tidak menjawabnya.

"Kami memiliki pizza, kami memiliki 300 hamburger, banyak kentang goreng, semua makanan favorit kami - saya ingin melihat apa yang ada di sini ketika kami pergi, karena saya pikir itu tidak akan berlebihan. Jika ini buatan Amerika, aku menyukainya. Ini semua produk Amerika," ujar Trump.
Penutupan pemerintahan membuat nasib sekitar 800 ribu pegawai negeri sipil dan honorer AS menggantung. Mereka tidak diwajibkan cuti.

Sebagian dari staf Gedung Putih memilih mengambil cuti atau bekerja tanpa bayaran.

Trump dan Partai Demokrat di Kongres tetap saling mempertahankan pendirian soal proyek tembok perbatasan. Imbasnya adalah PNS dan tenaga honorer di AS ketar-ketir karena tidak punya uang untuk membayar sejumlah tagihan rutin bulanan.

Fraksi Partai Demokrat di dewan perwakilan dan senat AS sudah mengajukan keputusan untuk membuka sebagian pemerintahan. Namun, Trump tetap berkeras mempertahankan situasi itu sampai keinginannya terpenuhi. (syf/ayp)