Makam Karl Marx di Inggris Dirusak

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 01:40 WIB
Makam Karl Marx di Inggris Dirusak Makam Karl Marx di Tempat Pemakaman Highgate, London, Inggris. (Reuters / PETER NICHOLLS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Makam filsuf dan bapak ideologi komunisme, Karl Marx, di Kota London, Inggris dirusak oleh orang tidak dikenal. Nisan yang terbuat dari keramik yang menyatakan jasad yang bersemayam diduga dipukul menggunakan martil berkali-kali.

Seperti dilansir AFP, Rabu (6/2), nisan itu adalah bagian paling tua dan sangat ringkih dari makam Marx. Menurut penjaga makam Yayasan Pemakaman Umum Highgate, Ian Dungavell, kerusakan itu diketahui pada Senin lalu.

"Perusakan makam Karl Marx sepertinya bukan secara acak. Kelihatannya pelaku sudah menargetkan makam ini," kata Dungavell.
Makam Karl Marx di Inggris DirusakNisan Karl Marx dirusak. (Reuters / PETER NICHOLLS)
Dari foto-foto yang diambil dari lokasi kejadian. Nisan itu mengalami kerusakan cukup berat. Bagian yang rusak adalah nama Marx, tanggal mendiang istrinya meninggal, dan nama cucunya, Harry Longuet, yang wafat pada usia empat tahun.


Nisan dari granit itu sengaja dipindah karena kondisinya awalnya memprihatinkan. Pada 1956, Partai Komunis Inggris merogoh kocek memugar makam Marx, dengan mendirikan monumen setinggi 3,7 meter.

Bukan kali ini saja makam Marx dirusak. Pada 1970 pusara itu pernah dirusak dengan bom pipa, dan dicorat-coret dengan cat. Padahal, makam Marx berstatus cagar budaya yang sangat dilindungi di Inggris.
"Makam itu bisa diperbaiki, tetapi tidak pernah bisa seperti dulu lagi," kata Dungavell.

Marx yang lahir dan besar di Jerman pindah ke London pada 1849. Dia kemudian menghabiskan masa hidupnya di sana hingga tutup usia pada 14 Maret 1883, dalam umur 64 tahun karena komplikasi penyakit. (ayp/ayp)