Diduga Bawa Bom, Warga Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 17:19 WIB
Diduga Bawa Bom, Warga Palestina Ditembak Mati Tentara Israel Ilustrasi konflik di Tepi Barat. (Reuters/Baz Ratner)
Jakarta, CNN Indonesia -- Personel militer Israel dilaporkan menembak mati satu warga Palestina dan melukai seorang lainnya yang diduga membawa bom di Tepi Barat, Senin (4/2).

Melalui pernyataan, militer Israel melaporkan personelnya terpaksa melontarkan tembakan "kepada dua penyerang (yang) melemparkan sebuah alat peledak."

Petugas medis menyebut insiden itu terjadi di Kota Jenin. Tidak ada pihak militer yang dilaporkan menjadi korban dalam persitiwa itu.
Dikutip Reuters pada Selasa (5/2), kedua warga Palestina itu segera dibawa ke Rumah Sakit Jenin setelah insiden tersebut.


Pihak rumah sakit menyebut salah seorang waga Palestina berusia 19 tahun meninggal akibat luka yang dideritanya meski telah mendapat perawatan.

Sementara itu, seorang warga Palestina lainnya yang terluka dan selamat dikabarkan dalam keadaan stabil setelah tertembak di bagian bawah punggung.
Insiden ini menambah panjang daftar warga Palestina yang tewas di tangan tentara Israel di wilayah konflik seperti Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Sedikitnya 230 warga Palestina tewas di tangan militer Israel sejak demonstrasi besar-besaran rutin pada 30 Maret lalu.

Tepi Barat merupakan salah satu wilayah Palestina yang hingga kini diduduki secara ilegal oleh Israel. Kekerasan di wilayah itu terus meningkat terutama setelah negosiasi damai antara Palestina-Israel selama ini gagal.

Ketegangan di perbatasan Israel-Palestina juga meningkat terutama setelah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Desember 2017 lalu. (rds/has)