AS Siap Cabut Sanksi Militer Venezuela Pendukung Guaido

CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 09:27 WIB
AS Siap Cabut Sanksi Militer Venezuela Pendukung Guaido Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, menyatakan bahwa negaranya siap mencabut sanksi atas pemimpin militer Venezuela pendukung Juan Guaido, Presiden Majelis Nasional yang mendeklarasikan diri sebagai presiden interim. (Reuters/Joshua Roberts/File Photo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat siap mencabut sanksi atas para pemimpin militer Venezuela pendukung Juan Guaido, Presiden Majelis Nasional yang mendeklarasikan diri sebagai presiden interim.

"AS akan mempertimbangkan mencabut sanksi bagi setiap pejabat militer senior Venezuela yang mendukung demokrasi dan mengakui pemerintahan konstitusional Presiden Juan Guaido," kata Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, melalui Twitter.

Melanjutkan pernyataannya, Bolton menulis, "Jika tidak, perputaran finansial internasional akan benar-benar tertutup. Ambil pilihan yang tepat!"




Pernyataan Bolton ini selaras dengan isi pidato kenegaraan Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa AS akan meningkatkan tekanan terhadap pemerintahan sosialis Nicolas Maduro.

"Kami berdiri bersama rakyat Venezuela dalam perjuangan suci mereka menuju kebebasan," ucap Trump dalam pidato di hadapan Kongres tersebut.

Sejak pergolakan di Venezuela memanas setelah Maduro dilantik sebagai presiden pada awal Januari lalu, AS memang sudah menyatakan dukungan kepada pihak oposisi.
Saat itu, rakyat menganggap Maduro tak layak menjadi pemimpin karena duduk di kursi presiden melalui pemilihan umum yang tidak sah.

Di tengah demonstrasi besar-besaran, Guaido selaku pemimpin parlemen Venezuela mendeklarasikan diri sebagai presiden interim hingga pemilihan umum selanjutnya.

Guaido tak hanya didukung oleh AS, tapi juga Kanada, Chile, Brasil, Australia, serta sejumlah negara Eropa.

[Gambas:Video CNN]

Tak hanya sikap politik, AS juga menekan rezim Maduro dengan menerapkan embargo terhadap perusahaan minyak utama Venezuela, PDVSA, pekan lalu.

Sanksi itu dijatuhkan AS dengan harapan bisa memblokir sumber pemasukan Venezuela yang selama ini menopang rezim Maduro. (has/has)