Sebagaimana dilansir Reuters, komisi pemilu Thailand akan mengumumkan keputusan mereka mengenai pencalonban Ubolratana paling lambat pada Jumat pekan ini.
Komisi tersebut juga akan mempertimbangkan desakan untuk melarang partai pengusung Ubolratana, Thai Raksa Chart, partai besutan para loyalis mantan perdana menteri yang mengasingkan diri, Thaksin Shinawatra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak partai pun mematuhi pernyataan Vajiralongkorn dan membatalkan pencalonan Ubolratana.
[Gambas:Video CNN]
Namun, sejumlah pihak tetap mendesak pemeriksaan terhadap Partai Thai Raksa Chart, termasuk Sekretaris Jenderal Asosiasi Perlindungan Konstitusi, Srisuwan Janya,
"Pengumuman kerajaan sudah menjelaskan bahwa partai tersebut melanggar aturan pemilu," ucap Srisuwan kepada Reuters.
Pemimpin Eksekutif Thai Raksa Chart, Chaturon Chaisaeng, menolak permintaan komentar Reuters.
Namun, partai tersebut merilis pernyataan bahwa mereka "akan tetap maju ke arena pemilu untuk memecahkan masalah negara." (has)