Mobil Mewah eks KTT APEC di Papua Nugini Jadi Rebutan

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 22:55 WIB
Mobil Mewah eks KTT APEC di Papua Nugini Jadi Rebutan Ilustrasi KTT APEC 2018 di Papua Nugini. (REUTERS/David Gray)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nasib mobil bekas KTT Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Papua Nugini tahun lalu kini simpang siur. Kepolisian setempat mendesak supaya 300 kendaraan itu segera diserahkan kepada mereka karena sudah dijanjikan akan diberikan oleh pemerintah.

Saat ini kepolisian Papua Nugini berusaha mengumpulkan hampir 300 mobil impor, yang dipinjamkan kepada para pejabat. Kendaraan itu tadinya digunakan para peserta KTT APEC selama acara berlangsung.

"Ada 284 kendaraan yang dikeluarkan untuk digunakan personel selama APEC dan belum dikembalikan," kata Kepala Unit Pemulihan Aset Negara, Inspektur Dennis Corcoran, seperti dilansir AFP, Rabu (13/2).



Kendaraan yang diimpor untuk KTT APEC itu termasuk sedan mahal Maserati Quattroporte, Toyota Land Cruiser, Ford, Mazda, dan Mitsubishi Pajero. Sebagian kendaraan itu dilaporkan hilang, suku cadangnya raib, dan bahkana ada yang mengalami rusak berat.

"Ke-40 Maserati dan ketiga Bentley dalam kondisi prima dan terkunci di dermaga tua yang berdekatan dengan dermaga utama," kata Corcoran.

Kepolisian yakin enam dari sembilan mobil bekas KTT yang dicuri masih ada di sekitar Ibu Kota Port Moresby. Sementara tiga lainnya berada di jalan menuju Gunung Hagen. Corcoran yakin akan dapat menemukan mobil-mobil itu karena dia memiliki daftar nama-nama orang yang memegang mobil-mobil tersebut.

"Pada dasarnya, saya tahu di mana semua 284 kendaraan yang harus saya kumpulkan berada," katanya.


Keputusan pemerintah mengimpor 300 kendaraan mewah itu sempat memicu perdebatan di kalangan warga Papua Nugini. Sebab, sebagian besar dari 7,3 juta warganya hidup di bawah garis kemiskinan. (syf/ayp)