"Dalam serangan teroris ini, 27 pejuang pemberani tewas dan 13 lainnya terluka," demikian pernyataan Garda Revolusi Iran, sebagaimana dikutip AFP.
Menurut keterangan Garda Revolusi, insiden ini terjadi ketika "sebuah mobil berisi bahan peledak meledak di sebelah satu bus" yang membawa personel tentara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, belum diketahui dalang di balik serangan ini. Garda Revolusi hanya menyebut "Antek badan intelijen" melakukan serangan ini untuk melawan "kemenangan 40 tahun revolusi Islam Iran."
Namun, SITE Intelligence Group melaporkan bahwa serangan ini diklaim oleh Jaish Al-Adl, kelompok teror yang pada 2012 dinyatakan sebagai penerus grup ekstremis Jundallah, pemberontak di negara tersebut. (has)