Badai Salju Terjang Kanada, Sekolah Sampai Penerbangan Tutup

CNN Indonesia | Jumat, 15/02/2019 00:59 WIB
Badai Salju Terjang Kanada, Sekolah Sampai Penerbangan Tutup Ilustrasi badai salju. (REUTERS/Michael Dalder)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wilayah Kanada diterjang badai salju besar. Peristiwa ini membuat sekolah-sekolah ditutup, ratusan penerbangan dibatalkan serta memaksa banyak pekerja untuk untuk tetap tinggal di rumah.

Dilansir dari AFP, badai salju besar menyelimuti Kanada pada Rabu (13/2) kemarin. Menurut perkiraan cuaca, kepingan salju besar mulai turun pada sore, yang terakumulasi hingga setebal lebih dari 30 sentimeter pada pagi berikutnya.

Embusan angin yang mencapai 70 kilometer per jam juga diperkirakan terjadi pada malam hari. Angin itu meniup salju dan sangat mengurangi jarak pandang di Kota Torontto, Ottawa dan Montreal.



Peringatan waspada terhadap badai salju telah diberlakukan di sebagian besar wilayah Kanadan. Hampir 250 penerbangan dibatalkan sejak Selasa (12/2) lalu, dan meningkat menjadi 400 penerbangan.

Pemerintah Kota Toronto mengambil langkah menutup semua sekolah akibat badai salju. Kepolisian melaporkan lebih dari 60 kendaraan mengalami kecelakaan dan beberapa wilayah mengalami pemadaman listrik.

Menurut para ahli meteorologi, badai akhir musim dingin ini disebabkan oleh terbentuknya "Colorado Law" di negara bagian AS, yang menyedot kelembaban dan kehangatan dari Teluk Meksiko sebelum bergerak menuju utara.

Ahli cuaca lingkungan Kanada, Simon Legault, menaytakan Kota Montreal diperkirakan akan tertutup salju sampai setebal 40 sentimeter selama dua hari, atau seperlima dari jumlah yang biasanya turun di kota sepanjang tahun.


"Ada lebih banyak salju dari biasanya," ucapnya. (ham/ayp)