"Harian Ghanoon telah menerima pemberitahuan dan publikasi mereka telah dihentikan karena berita utama mereka (di halaman depan) pada Selasa," bunyi laporan kantor berita pemerintah, ISNA, pada Rabu (27/2).
Ditemani Presiden Hassan Rouhani, Khameni bertemu dengan Assad yang melakukan lawatan mendadak ke Teheran pada Senin (25/2). Lawatan itu yang pertama sejak perang sipil melanda Suriah pada 2011 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ghanoon menerbitkan foto Assad yang tengah berpelukan dengan Khamenei di laman depan surat kabarnya pada edisi kemarin.
Ini bukan yang pertama kalinya publikasi Ghanoon diprotes pemerintah. Dikutip AFP, Iran sempat dua kali memerintahkan Ghanoon menurunkan berita.
Lihat juga:Menlu Iran Mengundurkan Diri Lewat Instagram |
Menurut laporan kantor berita Tasnim, publikasi Ghanoon yang mengungkap kondisi penjara Iran dengan judul "24 Damned Hours" juga sempat diprotes pemerintah.
Iran telah menjadi sekutu utama Assad. Beberapa jam setelah lawatan Assad berlangsung, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengumumkan pengunduran dirinya yang mengejutkan lewat Instagram.
Zarif memang sudah tak terlihat mendampingi Rouhani dan Khamenei ketika bertemu dengan Assad.
Hingga kini Zarif tak menjelaskan alasan terkait pengunduran dirinya. Kantor berita Entekhab mencoba menghubingi Zarif terkait hal itu.
Lihat juga:Netanhayu Lega Menlu Iran Mengundurkan Diri |