Trump Sebut Dialog dengan Kim Jong Un Berjalan Sangat Baik

CNN Indonesia | Kamis, 28/02/2019 02:24 WIB
Trump Sebut Dialog dengan Kim Jong Un Berjalan Sangat Baik Presiden AS Donald Trump berdialog dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat makan malam di Hanoi, Vietnam. (REUTERS/Leah Millis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden AS Donald Trump mengatakan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam pada Rabu (27/2), sebagai dialog yang sangat baik. Dalam pertemuan puncak itu, AS diharapkan membujuk Korut untuk menyerahkan senjata nuklirnya sebagai imbalan atas janji perdamaian dan pembangunan.

Trump mencuit di Twitter setelah makan malam dengan Kim di sebuah hotel di Hanoi, bahwa mereka telah mengadakan "Pertemuan besar" dan "dialog yang sangat baik". Sementara Gedung Putih mengatakan keduanya berencana menandatangani "perjanjian bersama" usai pembicaraan lebih lanjut pada Kamis (28/2).

Kim dan Trump berjabatan tangan kemudian tersenyum singkat di depan deretan bendera nasional mereka sebelum menuju makan malam bersama.


Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia yakin perundingan akan sangat berhasil. Ketika ditanya apakah Trump "mundur" pada tuntutan denuklirisasi, dia menjawab "tidak", sebagaimana dikutip Reuters.


Pada pertemuan puncak bersejarah pertama mereka di Singapura Juni 2018, Trump dan Kim berjanji untuk bekerja sama menuju denuklirisasi dan perdamaian permanen di semenanjung Korea.

Kim mengatakan mereka telah mengatasi rintangan untuk mengadakan KTT kedua. Dia juga memuji Trump atas "keputusan berani" memulai dialog.

"Sekarang kita akan bertemu lagi di sini seperti ini, saya yakin bahwa akan ada hasil yang sangat baik bahwa semua orang menyambut, dan saya akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya," kata Kim.

Trump dan Kim berbincang 20 menit, satu lawan satu sebelum makan malam dengan Kepala Staf Sekretaris Negara AS Mike Pompeo, Mick Mulvaney, utusan utama Kim, Kim Yong Chol, dan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho.


Pada Kamis, kedua pemimpin akan mengadakan serangkaian pertemuan di Metropole, dimulai dengan sesi satu lawan satu yang berlangsung selama 45 menit.

Gedung Putih mengatakan mereka akan mengadakan "seremoni penandatanganan perjanjian bersama," pada akhir pertemuan itu, diikuti oleh konferensi pers oleh Trump.

Gedung Putih tidak menyebutkan indikasi yang mungkin dimasukkan dalam penandatanganan itu, meskipun kedua pihak telah mengadakan diskusi terkait Perang Korea 1950-53 berakhir. Korea Utara dan Selatan secara teknis berperang sejak konflik, dengan Amerika mendukung Korea Selatan, dan berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian.

Ketika ditanya apakah akan ada deklarasi untuk mengakhiri Perang Korea, Trump berkata, "Kita akan lihat."

"Kita akan mengalami hari yang sangat sibuk besok," kata Trump sambil tersenyum dan tampak santai sebelum makan malam. Dia duduk di samping Kim di meja bundar bersama empat pejabat lainnya dan dua penerjemah.

"Hubungan kita adalah hubungan yang sangat istimewa," ujarnya.


[Gambas:Video CNN] (Reuters/pmg)