"Kami tidak akan menyetujui denuklirisasi secara bertahap," ujar Duta Besar AS untuk Korut, Stephen Biegun, melansir AFP.
Berbicara di sebuah konferensi yang digelar oleh Carnegie Endowment for International Peace, Biegun mengatakan bahwa meskipun KTT antara Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hanoi, Vietnam terbilang gagal, namun beberapa kemajuan sesungguhnya telah dibuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan antara keduanya di Hanoi gagal menghasilkan kesepakatan. Hasil itu jauh dari harapan sebagaimana terjadi pada pertemuan sebelumnya di Singapura, Juni 2018. Pertemuan itu menghasilkan komitmen samar untuk denuklirisasi Korut.
Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho mengatakan, pihaknya menawarkan pembongkaran semua fasilitas produksi nuklir secara permanen di kompleks utamanya di Yongbyon jika AS menjatuhkan sanksi yang menghambat ekonomi negaranya.
Namun, Biegun menegaskan bahwa AS tak akan mencabut sanksinya jika Korut masih belum merampungkan proses denuklirisasi.
(asr)