Uni Eropa Minta Kejelasan Inggris soal Penundaan Brexit

CNN Indonesia | Sabtu, 16/03/2019 02:40 WIB
Uni Eropa Minta Kejelasan Inggris soal Penundaan Brexit Presiden Prancis, Emmanuel Macron (REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pemimpin negara anggota Uni Eropa meminta Inggris sebelum mempertimbangkan penundaan Brexit.

"Sangat jelas bahwa penetapan langkah selanjutnya harus datang dari Inggris sendiri," ujar Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin, Jerman, Jumat (15/3), melansir AFP.

Hal yang sama juga terlontar dari mulut Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dia menyebut, jika kesepakatan telah ditolak, harus ada alternatif lain yang baru dan lebih jelas.



"Atau, jika tidak, Inggris terpaksa harus meninggalkan UE tanpa kesepakatan," ujar Macron. Kejelasan itu, kata dia, harus ada sebelum KTT Uni Eropa berlangsung pekan depan.

KTT Uni Eropa yang bakal digelar pada 21-22 Maret mendatang di Brussel, dipandang sebagai kesempatan terakhir bagi Perdana Menteri Inggris, Theresa May untuk mendapatkan persetujuan dari 27 negara anggota UE soal penundaan Brexit.

Macron mengatakan, tidak ada negara UE yang akan menentang perpanjangan teknis ini. UE akan memberikan waktu bagi Inggris untuk menentukan rencana Brexit ke depannya.

"Sebab, bukan urusan negara-negara UE untuk mengatakan apa yang harus dilakukan, tapi Inggris," tegas Macron.


Kesepakatan yang telah dicapai dengan Uni Eropa masih menemui jalan buntu. Penyebabnya adalah ketidaksetujuan parlemen atas apa yang disebut 'hambatan' Irlandia.

Lamanya penundaan akan tergantung pada hasil pemungutan suara parlemen soal kesepakatan Brexit yang telah ditolak sebanyak dua kali.

Dalam pemungutan suara yang digelar Rabu (13/3) memutuskan untuk menunda Brexit setidaknya hingga Juni mendatang. Parlemen juga menentang adanya referendum kedua selama masa penundaan.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)