Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan bahwa upacara itu akan digelar di Christchurch pada 29 Maret mendatang tepat pukul 10.00 waktu setempat.
Ardern kemudian menyatakan bahwa upacara ini juga akan menjadi wadah untuk simpati masyarakat Venezuela yang begitu besar sejak teror penembakan itu terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upacara ini akan memberikan kesempatan sekali lagi untuk menunjukkan bahwa warga Selandia Baru berbelas kasih, merangkul, dan beragam, dan bahwa kami akan melindungi nilai-nilai kami," tutur Ardern.
Semua dukungan ini memang dianggap sangat dibutuhkan oleh korban selamat yang kebanyakan mengalami trauma, termasuk seorang pengungsi Afghanistan, Abdul Aziz.
[Gambas:Video CNN]
Aziz dianggap sebagai pahlawan karena mengadang pelaku penembakan di depan Masjid Linwood sehingga tak lebih banyak orang menjadi korban.
Ketika Masjid Linwood kembali dibuka, Aziz datang ke tempat ibadahnya tersebut. Namun, ia sempat tak tahan berada di sana.
"Ketika saya masuk, ada semacam tekanan di kepala saya. Ingatan saya kembali. Namun, saya harus melupakannya. Perlu waktu untuk pulih, tapi kami harus tetap kuat," katanya. (has)