Trump dan Presiden Korsel Akan Bertemu untuk Bicarakan Korut

CNN Indonesia | Jumat, 29/03/2019 11:10 WIB
Trump dan Presiden Korsel Akan Bertemu untuk Bicarakan Korut Presiden AS, Donald Trump, akan bertemu dengan Presiden Korsel, Moon Jae-in, di Washington pada 10 April mendatang untuk membicarakan denuklirisasi Korea Utara. (Reuters/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, di Washington pada 10 April mendatang untuk membicarakan upaya denuklirisasi Korea Utara.

"Kedua pemimpin akan melakukan pembicaraan mendalam untuk mengoordinasikan sikap untuk menciptakan rezim damai di Semenanjung Korea melalui denuklirisasi penuh," ujar sekretaris pers senior kepresidenan Korsel, Yoon Do-han, kepada AFP, Jumat (29/3).
Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan bahwa kedua pemimpin juga diperkirakan bakal membicarakan pertemuan kedua Trump dan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, pada Februari lalu yang berakhir tanpa kesepakatan.

Dalam konferensi pers setelah pertemuan di Hanoi tersebut, Trump membeberkan bahwa AS sebenarnya sudah menyiapkan satu dokumen kesepakatan yang dapat ditandatangani usai konferensi tingkat tinggi dengan Kim.


Menurut Trump, Kim menawarkan menutup sejumlah situs peluncuran rudal dan kompleks nuklir dengan timbal balik AS mencabut sanksi atas Korut.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, Trump ingin Korut melucuti senjata nuklir secara keseluruhan, baru AS dapat mencabut sanksi atas negara pimpinan Kim tersebut.

Di akhir pertemuan, Trump memilih untuk tak meneken dokumen apa pun karena tidak mencapai kesepakatan mengenai denuklirisasi.

Beberapa hari setelah pertemuan tersebut, sejumlah laporan mengungkap bahwa Korut mulai berupaya mengaktifkan kembali situs rudal dan nuklir, seperti Sohae dan Tongchang-ri. (has/has)