"Kedua pemimpin akan melakukan pembicaraan mendalam untuk mengoordinasikan sikap untuk menciptakan rezim damai di Semenanjung Korea melalui denuklirisasi penuh," ujar sekretaris pers senior kepresidenan Korsel, Yoon Do-han, kepada AFP, Jumat (29/3).
Dalam konferensi pers setelah pertemuan di Hanoi tersebut, Trump membeberkan bahwa AS sebenarnya sudah menyiapkan satu dokumen kesepakatan yang dapat ditandatangani usai konferensi tingkat tinggi dengan Kim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Trump ingin Korut melucuti senjata nuklir secara keseluruhan, baru AS dapat mencabut sanksi atas negara pimpinan Kim tersebut.
Di akhir pertemuan, Trump memilih untuk tak meneken dokumen apa pun karena tidak mencapai kesepakatan mengenai denuklirisasi.
Beberapa hari setelah pertemuan tersebut, sejumlah laporan mengungkap bahwa Korut mulai berupaya mengaktifkan kembali situs rudal dan nuklir, seperti Sohae dan Tongchang-ri. (has)