Pemilu Lokal Turki, Partai Erdogan Klaim Raih Kemenangan

CNN Indonesia | Senin, 01/04/2019 04:18 WIB
Pemilu Lokal Turki, Partai Erdogan Klaim Raih Kemenangan Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan. (Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemilu lokal yang digelar Turki, Minggu (31/3) disebut-sebut masih menjadi panggung politik partai kubu Presiden Reccep Tayyip Erdogan.

Kandidat wali kota dari Aliansi Nasional yang merupakan parpol koalisi bentukan partai AK, Binali Yildirim mengklaim kemenangan di Istanbul.

"Kami telah memenangkan pemilihan di Istanbul. Kami berterima kasih kepada penduduk Istanbul atas mandat yang telah mereka berikan kepada kami," ujar Binali Yildirim kepada para pendukungnya.


Dalam laporan Reuters, Minggu (31/3), Lembaga penyiaran Turki mengatakan dengan 98,8 persen kotak suara dibuka dan dihitung, menunjukkan Yildirim unggul tipis 4.111.219 suara melawan 4.106.776 suara milik Imamoglu.


Sementara itu dari pemilu di Ankara, kandidat dari Aliansi Nasional yaitu Mansur Yavas mendapat 49,9 persen suara. Mansur unggul tipis dari pesaingnya Mehmet Ozhaseki dengan 47,8 persen suara.

Namun demikian, kandidat oposisi, Ekrem Imamoglu menolak pernyataan Yildirim. Pihaknya menyebut kemenangan penguasa sebagai "manipulasi" dan mengatakan bahwa proses suara masih akan terus dihitung dan berubah.

Pemilu lokal di Turki menjadi tantangan tersendiri untuk Erdogan dan partainya. Pemilu dilangsungkan di saat angka pengangguran dan inflasi kian meningkat sebagai akibat krisis mata uang tahun lalu. Lebih 57 juta orang berhak memberikan suara.


Pemilu lokal kali ini bakal menentukan wali kota, pemimpin kota kabupaten, anggota dewan kota, mukhtars (pejabat lingkungan), dan anggota dewan kehormatan.

Erdogan yang telah mendominasi politik Turki selama lebih 16 tahun dikenal sebagai pemimpin yang paling populer dan juga tegas dalam sejarah modern negara itu.

Namun, Erdogan mengalami pukulan dengan jajak pendapat yang mengindikasikan Partai AK (AKP) yang berkuasa berpotensi kehilangan kendali di Ankara, ibu kota Turki dan bahkan di Istanbul, kota terbesar di negara itu.

(ain/ain)