Hal itu terungkap sehari setelah aktris Felicity Huffman beserta 12 orang tua serta seorang pelatih olahraga mengakui terlibat suap dan manipulasi aplikasi pendaftaran kuliah anak-anak mereka.
Loughlin dan Gianulli merupakan satu pasang di antara 33 orang tua yang diduga terlibat suap ujian masuk perguruan tinggi (SAT) elite, termasuk menyuap pelatih universitas sehingga anak mereka bisa masuk melalui jalur atlet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka menghadiri persidangan di Boston pekan lalu dan tidak diminta mengajukan pembelaan. Mereka belum terbuka menanggapi tuduhan itu.
Beberapa orang tua ternama seperti Michelle Janavsm, pengembang microwave kecil untuk makanan ringan serta William McGlashan, seorang pengusaha yang bersama Bono U2 mendirikan lembaga investasi turut terlibat dalam perkara ini.
Huffman mengaku membayar US$15 ribu yang disamarkan sebagai sumbangan amal, untuk meminta pengawas SAT mengoreksi jawaban ujian anaknya. Putri Huffman meraih nilai 1420 dari 1600 total nilai ujian masuk.
Huffman terancam hukuman empat hingga 10 bulan penjara. Namun, atas pengakuannya itu jaksa menyatakan akan memberikan hukuman terendah. (chr/ayp)