Usai Kasus Suap, Aktris Lori Loughlin Dijerat Sangkaan TPPU

CNN Indonesia | Rabu, 10/04/2019 14:06 WIB
Usai Kasus Suap, Aktris Lori Loughlin Dijerat Sangkaan TPPU Bintang serial The Full House, Lori Loughlin. (Reuters/Danny Moloshok/File Photo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bintang serial The Full House, Lori Loughlin, dan suaminya Mossimo Gianulli, menjadi tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mereka beserta 14 orang tua lainnya dinyatakan melakukan itu demi menghilangkan bukti-bukti kasus suap masuk di sejumlah universitas elite di Amerika Serikat.

Hal itu terungkap sehari setelah aktris Felicity Huffman beserta 12 orang tua serta seorang pelatih olahraga mengakui terlibat suap dan manipulasi aplikasi pendaftaran kuliah anak-anak mereka.

Loughlin dan Gianulli merupakan satu pasang di antara 33 orang tua yang diduga terlibat suap ujian masuk perguruan tinggi (SAT) elite, termasuk menyuap pelatih universitas sehingga anak mereka bisa masuk melalui jalur atlet.


Para orang tua itu diduga membayar konsultan jasa bimbingan penerimaan masuk universitas, Rick Singer, untuk menipu memanipulasi hasil ujian masuk sejumlah perguruan tinggi elite seperti Geogetown dan Yale.
Loughlin dan Gianulli diduga menyuap US$500 ribu supaya putri mereka bisa diterima di University of Southern California melalui jalur olahraga. Padahal anak mereka bukan atlet ataupun anggota tim olahraga.

Mereka menghadiri persidangan di Boston pekan lalu dan tidak diminta mengajukan pembelaan. Mereka belum terbuka menanggapi tuduhan itu.

Beberapa orang tua ternama seperti Michelle Janavsm, pengembang microwave kecil untuk makanan ringan serta William McGlashan, seorang pengusaha yang bersama Bono U2 mendirikan lembaga investasi turut terlibat dalam perkara ini.
Seorang onkologi ternama di San Jose, Gregory Colburn bersama pasangannya Amy Colburn, juga diduga membayar US$25 ribu guna memanipulasi menipu nilai SAT anak. Mereka turut didakwa atas pencucian uang dan penipuan.

Huffman mengaku membayar US$15 ribu yang disamarkan sebagai sumbangan amal, untuk meminta pengawas SAT mengoreksi jawaban ujian anaknya. Putri Huffman meraih nilai 1420 dari 1600 total nilai ujian masuk.

Huffman terancam hukuman empat hingga 10 bulan penjara. Namun, atas pengakuannya itu jaksa menyatakan akan memberikan hukuman terendah. (chr/ayp)