Trump Siapkan Bantuan Rehabilitasi Gereja Notre Dame

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 05:34 WIB
Trump Siapkan Bantuan Rehabilitasi Gereja Notre Dame Sparks fill the air as Paris Fire brigade members spray water to extinguish flames as the Notre Dame Cathedral burns in Paris, France, April 15, 2019. REUTERS/Philippe Wojazer TPX IMAGES OF THE DAY (REUTERS/Philippe Wojazer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan belasungkawa kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron atas kebakaran Katedral Notre Dame, Senin (15/4). Trump mengatakan negaranya siap menawarkan bantuan bantuan untuk rehabilitasi Notre-Dame.

"Notre Dame tetap hadir sebagai simbol Prancis, termasuk kebebasan beragama dan demokrasi," kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.

Gedung Putih mengapresiasi peran Katedral Notre-Dame pada peristiwa 9/11. Menurutnya, Katedral Notre-Dame membawa pesan tentang kemanusiaan untuk seluruh dunia.


"Kami ingat dengan hati yang bersyukur bahwa lonceng Notre Dame berdentang pada 12 September 2001, sebagai pengakuan serius atas serangan tragis 11 September. Lonceng-lonceng itu akan berbunyi lagi," ujar dia.

Trump Sebut AS Siap Bantu Rehabilitasi Gereja Notre-DameDonald Trump. (Reuters)



Sebelumnya, Kabar kebakaran Notre-Dame meluas setelah api terlihat menyala di atap katedral berusia 850 tahun itu sekitar pukul 18.50 waktu lokal, Senin (15/4). Api terus membesar dan menyebar di puncak menara gereja tersebut.

Presiden Perancis Emmanuel Macron segera bergegas ke tempat kejadian tak lama setelah mendengar kabar tersebut. Otoritas Kota Paris mengerahkan 400 petugas dan 18 unit truk pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.

Aparat Prancis menyimpulkan kebakaran Katedral Notre-Dame, Paris, pada Senin (15/4) malam merupakan kecelakaan, bukan pembakaran yang disengaja.



Jaksa penuntut umum Kota Paris, Remu Heitz, mengatakan bahwa setelah melakukan penyelidikan, otoritas tidak menemukan tanda-tanda kebakaran itu terjadi dengan sengaja.

"Kami meyakini teori bahwa ini adalah sebuah kecelakaan," kata Heitz kepada wartawan di Paris, Selasa (16/4).

[Gambas:Video CNN] (ain/ain)