Media Internasional Soroti Pemilu RI

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 07:38 WIB
Media Internasional Soroti Pemilu RI Ilustrasi pemilu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah media internasional menyoroti pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) yang dilakukan di Indonesia pada Rabu (17/4) ini. Banyak media asing yang mewartakan pesta demokrasi tersebut dan menggadang-gadang pemilu di Indonesia sebagai pemungutan suara terbesar dalam sejarah.

Maklum, pemilu yang dilakukan Rabu ini berbeda jika dibandingkan sebelumnya. Kali ini, pemilu dilaksanakan secara serentak untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/ kota dan anggota DPD.




Proses pemilu serentak ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Sebanyak 192,8 juta warga negara akan menggunakan hak pilihnya hari ini.

Dalam pemilu kali ini, sebanyak 810.0329 tempat pemungutan suara akan dibuka dan dijaga oleh 7,2 juta panitia pemilu. Jumlah panitia tersebut melebihi penduduk Singapura yang hanya 5,6 juta. 

Surat kabar The Straits Times misalnya. Mereka tidak hanya memberitakan pemilu Indonesia. Media asal Singapura itu juga membuat laporan langsung atau live report terkait proses pemungutan suara hari ini.

Selain itu, dilakukan The Straits Times, media berbasis di Asia lainnya seperti portal berita Channel NewsAsia, South China Morning Post (SCMP), Nikkei, kantor berita NHK, dan Times of India juga turut memberitakan pesta demokrasi lima tahunan ini.



Sejumlah media arus utama asal barat juga tak luput meliput pemilu 2019. Kantor berita berbasis di Inggris seperti Reuters danBBC juga membuat sejumlah laporan mendalam terkait pemilihan presiden Indonesia.
Kantor berita asal Qatar, Al Jazeera dan media asing lainnya seperti Bloomberg, Agence France-Presse (AFP) asal Perancis, juga mewartakan hal serupa.
Majalah The Economist juga melaporkan bahwa Indonesia akan menghadapi pemilihan umum terbesar dalam sejarah dunia dalam satu




(rds/agt)