Presiden Prancis Dikerjai Dua Pelawak Rusia Lewat Telepon

CNN Indonesia | Kamis, 25/04/2019 17:17 WIB
Presiden Prancis Dikerjai Dua Pelawak Rusia Lewat Telepon Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (AFP PHOTO / Benjamin CREMEL)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua komedian asal Rusia, Vladimir Kuznetsov (Vovan) dan Alexye Stolyarov (Lexus), menjahili Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Mereka menghubungi Macron dengan telepon dan berpura-pura menjadi presiden terpilih Ukraina, Volodymyr Zelenskiy.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (25/4), Vovan dan Lexus menelepon Macron selama 15 menit dan kemudian mengunggahnya di situs Youtube. Keduanya berpura-pura sebagai Zelenskiy dan penerjemah. Hanya saja waktu lelucon terjadi tidak disebutkan.
Akan tetapi tidak diketahui apakah kedua pelawak itu memang benar-benar menjahili Macron. Ketika dikonfirmasi, kantor kepresidenan Prancis tidak berkomentar. Mereka juga tidak membantah atau membenarkan rekaman yang diunggah Vovan dan Lexus.

Dalam sambungan telepon itu, salah satu pelawak yang berpura-pura menjadi Zelenskiy berkelakar dia meraih 73 persen suara dalam pemilihan presiden Ukraina, sama seperti dugaan Presiden Rusia, Vladimir Putin.


Dalam rekaman itu, suara pria yang diduga Macron membalas dalam bahas Prancis bahwa Ukraina tidak seperti Rusia.
"Anda belum memenjarakan para pesaing," kata Macron.

Zelenskiy dan Macron sempat bertemu di Paris awal bulan ini, sebelum menjalani Pilpres. Saat itu dia bersaing dengan petahana, Petro Poroshenko.

Vovan dan Lexus memang dikenal di Rusia karena kerap menjahili sejumlah pesohor dan politikus melalui sambungan telepon. Mereka pernah membuat lelucon terharap penyanyi asal Inggris, Elton John, mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, serta sejumlah tokoh lainnya.

[Gambas:Youtube] (ayp/ayp)