Satu hari setelah Menteri Transportasi Ethiopia mengeluarkan laporan awal penyelidikan kecelakaan Ethiopian Airlines 302, empat pegawai Boeing menghubungi saluran tertutup FAA yang bisa digunakan digunakan pegawai dan masyarakat umum untuk melaporkan masalah keselamatan penerbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serpihan pesawat Boing 737 Max yang mengalami kecelakaan di Ethiopia, Maret. (REUTERS/Tiksa Negeri) |
Salah satu aduan mencantumkan masalah yang belum pernah diungkapkan sebelumnya yaitu kerusakan pada sistem jaringan kabel dari sensor sudut pesawat karena keberadaan benda asing.
Boeing sebelumnya pernah melaporkan beberapa masalah terkait serpihan benda-benda asing alam proses produksi pesawat mereka.
Aduan pegawai Boeing juga menyatakan tombol kendali MCAS yang memutus piranti lunak MCAS juga bermasalah.
Laporan awal oleh penyelidik Ethiopia menemukan bahwa kerusakan pada sensor dalam membaca sudut kemiringan pesawat membuat MCAS mendapatkan data yang salah, sehingga memerintahkan pesawat seolah dalam kondisi stall (kehilangan dorongan udara untuk mempertahankan ketinggian). Hidung pesawat kemudian menukik ke bawah sehingga pilot kehilangan kendali yang kemudian menyebabkan pesawat terjatuh.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Boeing belum memberikan komentar tentang laporan pembisik pada FAA ini.
Pada Senin pekan depan, Direktur Utama Boeing akan menggelar konferensi pers menyusul rapat pemegang saham di Chicago.
Pertemuan otoritas penerbangan internasional juga akan digelar pada Senin untuk membahas isu terkait Boeing 737 Max.
[Gambas:Video CNN] (vws)
Serpihan pesawat Boing 737 Max yang mengalami kecelakaan di Ethiopia, Maret. (
Foto: CNN Indonesia/Fajrian