Israel Pangkas Lagi Wilayah Berlayar Nelayan Palestina

CNN Indonesia | Rabu, 01/05/2019 01:44 WIB
Israel Pangkas Lagi Wilayah Berlayar Nelayan Palestina Ilustrasi nelayan di Jalur Gaza. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Israel kembali memangkas wilayah berlayar bagi kapal-kapal nelayan yang beroperasi dari Jalur Gaza, Palestina, mulai hari ini, Selasa (30/4).

Juru bicara Koordinator Aktivitas Pemerintah Israel (COGAT) mengatakan kebijakan itu diberlakukan sebagai balasan atas serangan roket kelompok militan di Gaza pada Senin malam.
Salah satu unit di bawah Kementerian Pertahanan Israel itu menuturkan aturan baru ini akan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Dengan aturan itu, nelayan Gaza hanya dapat mencari ikan di di Laut Mediterania dengan jarak tidak lebih dari sembilan kilometer.


Sebelum aturan ini berlaku para nelayan Palestina bisa mencari ikan hingga 24 kilometer laut Mediterania. Kebijakan tersebut ditetapkan pada 1 April lalu.

Dikutip AFP, seorang juru bicara militer Israel membenarkan bahwa sebuah roket telah ditembakkan oleh kelompok Jihad Islam ke wilayah Israel. Mereka dianggap sebagai kelompok militan terbesar kedua yang beroperasi di Jalur Gaza.
Jihad Islam merupakan sekutu Hamas, salah satu faksi Palestina yang dianggap Israel sebagai kelompok teroris.

Sumber militer Israel menuduh Jihad Islam telah melakukan sejumlah tindakan yang bisa merusak upaya gencatan senjata antara Hamas dan Tel Aviv di perbatasan.

Meski roket itu diluncurkan oleh Jihad Islam, sumber tersebut menegaskan Israel tetap akan menuntut Hamas terkait baku tembak dan kekerasan yang terjadi di perbatasan Israel-Palestina di Gaza selama ini.

Sampai saat ini, Hamas masih dianggap sebagai penguasa Jalur Gaza.
"Kami masih menganggap Hamas bertanggung jawab atas apa pun yang terjadi di Jalur Gaza," papar sumber itu. (rds/ayp)