FOTO: Jejak Terakhir Akihito di Singgasana Kekaisaran Jepang

Reuters - AFP - Associated Press, CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 19:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kaisar Jepang, Akihito (85) resmi turun takhta setelah tiga dekade memimpin pada Selasa (30/4).

Kaisar Jepang, Akihito (85) resmi turun takhta setelah tiga dekade memimpin pada Selasa (30/4). Dia terlebih dulu berdoa kepada Dewa Matahari di ruang penyembahan di istana. (Imperial Household Agency of Japan/Handout via Reuters)
Putra Mahkota Naruhito bersama istrinya, Putri Masako. Naruhito akan menjalani upacara naik takhta menggantikan ayahnya besok. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Upacara turun takhta ini dihadiri oleh Istri Akihito, Permaisuri Michiko, Putri Mahkota Masako hingga Perdana Menteri Shinzo Abe dan sejumlah pejabat Jepang. (Japan Pool/Pool via REUTERS)
Akihito menjadi kaisar pertama Jepang yang tidak lagi mempunyai kekuasaan mutlak. Dia juga menjadi kaisar pertama yang turun takhta selama dua abad terakhir. (Japan Pool via AP)
Perdana Menteri Shinzo Abe menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa cinta rakyat Jepang terhadap pengabdian Akihito dan Permaisuri Michiko. (Japan Pool/Pool via REUTERS)
Akihito berharap kekaisaran selanjutnya yang dipimpin oleh sang anak, Putra Mahkota Naruhito, bisa membuat Jepang tetap makmur. (The Imperial Household Agency of Japan via AP)
Usai berpidato, Akihito turut menyerahkan simbol kekaisaran yakni pedang, permata, dan cermin serta lencana. (Japan Pool/Pool via REUTERS)
Upacara turun takhta ini menarik perhatian sejumlah penduduk Jepang dan pelancong. Mereka berkerumun di sekitar istana mengikuti jalannya prosesi. (Kyodo/via REUTERS)
Upacara turun takhta kekaisaran Jepang terjadi saat Tokyo diguyur hujan. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Putra Mahkota Naruhito bakal memulai era kekaisaran baru yang diberi nama Reiwa melalui sebuah upacara singkat pada Rabu (1/5). (Photo by Toshifumi KITAMURA / AFP)