Waspada Badai Siklon, India Kerahkan Personel Darurat

CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 10:05 WIB
Waspada Badai Siklon, India Kerahkan Personel Darurat India mengerahkan personel darurat dan memerintahkan angkatan laut untuk bersiaga menghadapi badai siklon ekstrem yang akan menyapu pesisir timur negaranya. (Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- India mengerahkan personel darurat dan memerintahkan angkatan laut untuk bersiaga menghadapi badai siklon ekstrem yang akan menyapu pesisir timur negaranya.

AFP melaporkan bahwa Badai Siklon Fani itu akan berembus dari Teluk Bengal. Badai dengan angin berkecepatan hingga 205 kilometer per jam itu diperkirakan tiba di negara bagian Odisha pada Jumat (3/5).
Otoritas India pun memerintahkan evakuasi ribuan warga sesegera mungkin dari distrik-distrik pesisir yang kemungkinan diterjang badai.

Negara-negara bagian pesisir lainnya yang berdekatan, seperti Andhra Pradesh dan Tamil Nadu, juga dalam siaga tinggi.


Sementara itu, komisioner khusus penanggulangan bencana juga memerintahkan otoritas lokal untuk mengidentifikasi "semua orang yang rawan dan membawa mereka ke tempat penampungan bencana."

"Persiapan sudah dilakukan dan di sana sudah ada dapur, air minum, penerangan, juga keperluan kesehatan dan sanitasi," demikian pernyataan komisioner tersebut.
Media lokal melaporkan bahwa otoritas sudah menyediakan 850 tempat pengungsian yang dapat mengakomodasi sekitar satu juta orang.

Otoritas Manajemen Bencana Nasional India (NDMA) melaporkan bahwa saat ini kondisi laut "fenomenal" di sekitar tengah-barat Teluk Bengal.

"Nelayan disarankan tidak melaut di area ini," demikian pernyataan NDMA.
Negara bagian Odisha memang kerap diterjang badai besar. Pada Oktober lalu, setidaknya 300 ribu orang dari total 46 juta penduduk di Odisha dievakuasi menjelang badai siklon Titli.

Setidaknya dua orang tewas akibat badai yang membawa hujan deras dan angin berkecepatan 150 kilometer per jam tersebut. (has/has)