Pesawat Maskapai Bangladesh Tergelincir di Myanmar, 11 Luka

CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 10:28 WIB
Pesawat Maskapai Bangladesh Tergelincir di Myanmar, 11 Luka Ilustrasi pesawat. (REUTERS/Toby Melvill)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak sebelas orang terluka akibat pesawat maskapai Biman Bangladesh tergelincir saat akan mendarat di Bandar Udara Internasional Yangon, Myanmar, pada Rabu (8/5).

Seperti dilansir AFP, Kamis (8/5), insiden ini terjadi bersamaan dengan badai besar yang melanda Myanmar.
Sebuah foto yang beredar di Facebook menunjukkan pesawat itu terjerembab di atas rumput di tepian landasan pacu.

Menurut penuturan seorang aparat keamanan di bandar udara, pesawat tergelincir saat mendarat pada pukul 18.50 waktu setempat. Insiden ini terjadi di dekat Terminal 3.


"Seorang pilot beserta pramugari dan sembilan penumpang lainnya mengalami luka ringan," tambahnya.

Sekitar 31 dari total penumpang adalah warga negara Bangladesh, Myanmar, Kanada, China, India, Perancis, dan Swiss.
Pihak bandar udara sendiri tidak mengkonfirmasi kecelakaan tersebut. Mereka hanya mengumumkan aktivitas penerbangan akan ditunda sampai ada pemberitahuan lanjutan dikarenakan adanya hujan lebat.

Penerbangan lain akhirnya dialihkan ke ibu kota Naypyidaw.

Meskipun kecelakaan kerap kali terjadi pada armada militer, tetapi insiden pada maskapai sipil cukup jarang terjadi di Myanmar.

Tiga pilot pesawat tempur Myanmar tewas dalam tiga kecelakaan terpisah yang terjadi tahun lalu.

[Gambas:Video CNN]

Cuaca buruk juga sempat mengakibatkan sebuah pesawat militer yang membawa 122 penumpang jatuh di laut Andaman pada 2017 lalu. Insiden ini menjadi yang paling mematikan dalam sejarah kecelakaan negara itu. (ajw/ayp)