Sejumlah Negara Imbau Warganya Waspada Demo Pilpres 22 Mei

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 10:45 WIB
Sejumlah Negara Imbau Warganya Waspada Demo Pilpres 22 Mei Ilustrasi pengamanan di depan Istana. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah negara mengimbau warganya di Indonesia agar mewaspadai demonstrasi yang mungkin pecah setelah pengumuman pemenang pemilihan umum, terutama pada Rabu (22/5).

Singapura sebagai negara tetangga Indonesia, misalnya, mengimbau warganya untuk waspada setelah menerima laporan mengenai kemungkinan demonstrasi di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Seluruh warga Singapura di Indonesia diimbau menghindari daerah-daerah dengan kumpulan massa tersebut dan memantau terus media lokal untuk perkembangan terbaru," demikian imbauan pemerintah Singapura yang dirilis melalui situs Kementerian Luar Negeri mereka.

Imbauan serupa juga dirilis oleh negara tetangga Indonesia lainnya, Malaysia. Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia melaporkan bahwa demonstrasi kemungkinan menjalar ke cabang-cabang KPU dan Bawaslu di berbagai daerah.


"Warga Malaysia di Indonesia diimbau untuk menghindari kawasan-kawasan tersebut. Ikuti perkembangan terkini melalui laporan media setempat dan jangan mempercayai pengumuman yang diragukan keasliannya," tulis Kedubes Malaysia.



Sementara itu, negara tetangga di selatan Indonesia, Australia, bahkan menyebut bahwa ada ancaman kekerasan dan kemungkinan terorisme setelah pengumuman hasil pemilu.

"Hindari protes, demonstrasi, dan unjuk rasa, karena dapat berubah menjadi ricuh tanpa peringatan terlebih dulu," demikian bunyi imbauan perjalanan tersebut.

Inggris juga merilis peringatan serupa sebagai antisipasi menjelang pengumuman pemenang pemilu yang awalnya memang dijadwalkan digelar pada 22 Mei.

"Pemilihan umum digelar di Indonesia pada 17 April dengan hasil resmi dijadwalkan diumumkan pada 22 Mei. Anda harus menghindari semua aksi protes, demonstrasi, dan unjuk rasa politik," tulis pemerintah Inggris dalam situs resminya.

[Gambas:Video CNN]

Sejumlah negara Barat lain juga merilis imbauan senada, termasuk Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa demonstrasi juga kemungkinan merebak ke Surabaya dan Medan.

"Hindari daerah di mana demonstrasi dan unjuk rasa politik digelar dan terus waspada jika berada di sekitar kerumunan," tulis Kedutaan Besar AS untuk Indonesia di situs resminya.

Seluruh imbauan dari negara asing itu masih berlaku meski KPU sudah mengumumkan pemenang pada Selasa (21/5) dini hari.

Berdasarkan hasil hitung penuh KPU, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, berhasil mengalahkan rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (has/has)