Dalam artikelnya, salah satu media Amerika Serikat, The New York Times, melaporkan kemenangan Jokowi menunjukkan "penolakan terhadap politik nasionalis dan berlandaskan kepercayaan" yang selama ini mendominasi pemilu di sejumlah negara.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPU memang menyatakan bahwa Jokowi bersama pasangannya, Ma'ruf Amin, memperoleh 85.036.828 suara atau 55,41 persen dari total 153.479.321 suara sah nasional.
Sementara itu, pasangan rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya meraup 68.442.493 suara atau 44,59 persen dukungan.
Lihat juga:TKN: Kemenangan Jokowi, Kemenangan Rakyat |
Sejumlah media arus utama asing seperti The Sydney Morning Herald, BBC, Time, The Guardian, dan Bloomberg juga menuliskan hal serupa.
Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Singapura, Malaysia, dan Inggris juga telah mengeluarkan imbauan kepada warganya yang berada di Indonesia untuk waspada terkait potensi unjuk rasa setelah pengumuman pemilu keluar, terutama pada Rabu (22/5). (rds/has)