Seperti dilansir AFP, Senin (27/5), operasi itu digelar sejak Kamis pekan lalu dengan melibatkan 3000 serdadu. Mereka disebar di sekitar ibu kota Kolombo dan kota lain untuk mencari jejaring kelompok teror.
Dalam tiga hari pertama, tentara menangkap 87 orang terduga teroris. Mereka lantas diserahkan kepada polisi untuk diinterogasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian lagi dibekuk karena menyimpan video dan materi ceramah kelompok Jemaah Tauhid Nasional (NTJ), yang diduga bertanggung jawab dalam aksi teror bom itu.
Presiden Maithripala Sirisena menyatakan memperpanjang status darurat negara selama 30 mendatang. Dia mengklaim hal itu untuk menjamin keamanan penduduk, karena situasi dianggap masih rawan selepas aksi teror bom yang menewaskan 258 orang dan melukai sekitar 500 orang.
[Gambas:Video CNN] (ayp)