FOTO: Napak Tilas Saksi Bisu Konflik Timur Tengah

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 13:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kondisi Timur Tengah semakin bergejolak. Terutama sejak klaim AS terhadap Yerusalem dan Dataran Tinggi Golan adalah wilayah kedaulatan Israel.

Sisa-sisa Bandara Internasional Gaza di Rafah, Jalur Gaza. Bandara ini diresmikan Presiden AS Bill Clinton pada 1998, tetapi diserang dan dihancurkan Israel saat intifada beberapa bulan selepas peristiwa 11 September 2001. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Sisa-sisa pos pantau pasukan Suriah di Dataran Tinggi Golan. Di tembok itu terdapat coretan yang artinya 'Pasukan Suriah pernah ada di sini'. Israel merebut kawasan itu saat berperang dengan Suriah pada 1967. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Bangunan bekas penjara pemerintahan kolonial Inggris di Desa Al-Jiftlik, wilayah Tepi Barat yang dikuasai Israel. Bangunan itu kini terlantar, dan terkadang dijadikan lahan untuk latihan pasukan Israel. (REUTERS/Mohamad Torokman)
Sisa-sisa masjid di Dataran Tinggi Golan. Amerika Serikat mengklaim kawasan itu adalah wilayah Israel. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Bekas helikopter mendiang Presiden Otoritas Palestina, Yasser Arafat, dipajang di Jalur Gaza. Dia meninggal di Prancis dan penyebabnya masih kontroversial. Ada dugaan dia diracun, tetapi dibantah Israel dan Palestina. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Sebuah tank Suriah terbalik di Sungai Hermon di Kawasan Lindung Banias, Dataran Tinggi Golan. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Bunker yang pernah digunakan pasukan Suriah saat bertempur di Dataran Tinggi Golan, yang saat ini dikuasai Israel. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Ladang ranjau di bawah semak-semak di Dataran Tinggi Golan. PM Israel, Benjamin Netanyahu, kini menamakan daerah itu Dataran Tinggi Trump. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Masjid yang rusak di Dataran Tinggi Golan akibat pertempuran antara pasukan Israel dan Suriah dalam perang 1967. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Bekas gudang amunisi pasukan Suriah di Dataran Tinggi Golan kini ditumbuhi rerumputan. (REUTERS/Ronen Zvulun)