FOTO: Gelombang Panas Mampir Lagi di Eropa

AFP - Associated Press - Reuters, CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 14:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gelombang panas (heat wave) juga melanda Eropa. Sejumlah negara di Benua Biru akan terdampak. Diduga dipicu perubahan iklim.

Gelombang panas dilaporkan bakal mampir ke Eropa pada pekan ini. Menurut perkiraan, suhu udara di Benua Biru akan mencapai 38 derajat pada Rabu dan Kamis mendatang. (Photo by PHILIPPE HUGUEN / AFP)
Gelombang panas itu diduga diakibatkan oleh badai yang terhenti di Samudra Atlantik dan tekanan udara tinggi yang terjadi di kawasan Eropa Tengah dan Timur. (AP Photo/Mindaugas Kulbis)
Menurut situs prakiraan cuaca, Accuweather, kondisi itu menyebabkan udara panas di Benua Afrika akan mengalir ke kawasan Eropa. (Photo by Christophe ARCHAMBAULT / AFP)
Spanyol bakal menjadi daerah pertama yang diterjang gelombang panas sepanjang pekan ini. Setelah itu gelombang panas akan menyebar ke Prancis, Jerman, Belgia, Republik Ceko, Swiss, dan Italia. (Photo by Christophe ARCHAMBAULT / AFP)
Menurut Badan Meteorologi Prancis, Meteo France, gelombang panas akan dimulai pada Minggu dengan suhu berkisar 35 sampai 40 derajat Celcius di seluruh negeri. (Photo by VALERY HACHE / AFP)
Kementerian Kesehatan Prancis mengimbau supaya pemerintah membuka taman-taman bagi para tunawisma untuk berteduh. Mereka juga meminta pemerintah daerah membantu para warga lanjut usia terhadap dampak gelombang panas. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP)
Menurut Badan Meteorologi Jerman, Deutscher Wetterdienst, memperingatkan gelombang panas kemungkinan akan mulai terasa pada Senin kemarin dan mencapai puncak pada Rabu atau Kamis pekan ini. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP)
Tahun lalu Eropa juga dilanda gelombang panas. Kondisi itu mengakibatkan kematian penduduk di Spanyol dan Portugis, serta memicu kekeringan di Jerman dan Swedia. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP)
Pemerintah Prancis pada Senin (24/6) memutuskan menunda pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP. Mereka beralasan hal itu dilakukan untuk melindungi para pelajar dari dampak gelombang panas. (REUTERS/Francois Lenoir)
Accuweather memperkirakan gelombang panas di Eropa akan bertahan hingga awal Juli. (REUTERS/Eric Gaillard)