KILAS INTERNASIONAL

Ucapan Ultah Kim Jong-un ke Trump Hingga Sanksi Baru Iran

CNN Indonesia | Rabu, 26/06/2019 06:10 WIB
Ucapan Ultah Kim Jong-un ke Trump Hingga Sanksi Baru Iran Pertemuan Presiden AS, Donald Trump, dan Pemimpin Korut, Kim Jong-un. (REUTERS/Leah Millis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Surat ucapan selamat ulang tahun dari Kim Jong-un kepada Donald Trump, sanksi baru AS ke Iran, hingga peristiwa bos mafia Italia,RoccoMarobito, yang kabur dari penjara Uruguay meramaikan peristiwa internasional yang terjadi pada Selasa (25/6).
Berikut ulasan CNNIndonesia.com terkait momen-momen yang terjadi di belahan dunia kemarin.
1. Trump Sebut Kim Jong-un Kirim Ucapan Ulang Tahun
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya melalui sebuah surat yang dikirim awal bulan ini.
"Dia (Kim Jong-un) benar-benar mengirimi saya ucapan selamat ulang tahun dan itu adalah surat yang sangat ramah," kata Trump yang berulang tahun pada 14 Juni lalu kepada wartawan di Gedung Putih, Selasa (25/6).
Pernyataan Trump itu muncul sehari setelah Kim Jong-un mengatakan bahwa dirinya telah menerima surat dari sang presiden.
Surat menyurat antara Trump dan Kim Jong-un berlangsung ketika negosiasi AS-Korut soal denuklirisasi belum menghasilkan perjanjian apapun. Sebab, pertemuan tinggi kedua Trump dan Kim Jong-un di Hanoi, Vietnam, pada Maret lalu juga berakhir tanpa kesepakatan.
2. Trump Jatuhkan Sanksi Baru Terhadap Iran

Presiden Donald Trump menjatuhkan serangkaian sanksi baru terhadap sejumlah petinggi Iran termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.
Sanksi tersebut dijatuhkan AS sebagai respons atas ulah Iran yang menembak jatuh pasawat nirawak atau drone pengintainya, RQ-4 Global Hawk, di Timur Tengah pada pekan lalu.
Iran mengecam keras langkah "ilegal" AS itu dengan menyebut pemerintahan Presiden Trump putus asa dan idiot.
Teheran juga menganggap penjatuhan sanksi oleh AS itu menjadikan jalur diplomasi antara kedua negara berakhir.
3. Prancis Tunda Ujian SMP Karena Gelombang Panas
Pemerintah Prancis memutuskan menunda pelaksanaan ujian nasional tingkat sekolah menengah pertama demi melindungi para pelajar dari dampak gelombang panas yang mulai melanda Eropa pekan ini.
Menteri Pendidikan Prancis, Jean-Michel Blanquer, menyatakan ujian nasional Brevet bagi pelajar berusia 14 tahun semestinya digelar pada Kamis dan Jumat pekan ini. Namun, dia memutuskan kegiatan itu ditunda hingga pekan depan.
Gelombang panas dilaporkan bakal mampir ke Eropa pada pekan ini. Menurut perkiraan, suhu udara di Benua Biru akan mencapai 38 derajat pada Rabu dan Kamis pekan ini.
Gelombang panas itu diduga diakibatkan oleh badai yang terhenti di Samudra Atlantik dan tekanan udara tinggi yang terjadi di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Kondisi itu menyebabkan udara panas di Benua Afrika akan mengalir ke kawasan Eropa.
Spanyol diprediksi akan menjadi daerah pertama yang diterjang gelombang panas sepanjang akhir pekan depan. Setelah itu gelombang panas akan menyebar ke Prancis, Jerman, Belgia, Republik Ceko, Swiss, dan Italia.
4. Bos Mafia Italia Kabur dari Penjara Uruguay Jelang Ekstradisi
Seorang bos mafia Italia, Rocco Morabito, dilaporkan melarikan diri dari penjara Montevideo, Uruguay pada Minggu (23/6) malam waktu setempat. Dia kabur menjelang proses ekstradisi ke Italia.
Pada Selasa (25/6), Kementerian Dalam Negeri Uruguay melaporkan Morabito beserta tiga tahanan lainnya berhasil melarikan diri melalui atap bekas penjara Carcel Central.
Morabito (52) yang mendapat julukan 'raja kokain Milan' itu telah mendekam di penjara Uruguay sejak 2017. Ia ditangkap setelah menjadi buron terkait aktivitas mafia, perdagangan narkoba, dan aksi kejahatan lainnya sejak dua dekade lalu.
Dirinya merupakan tokoh penting kelompok mafia 'Ndrangheta yang barbasis di Calabria, Italia.
Geng tersebut menjadi salah satu pengimpor kokain Amerika Selatan terbesar di benua Eropa dan telah lama menjadi buronan polisi.



(rds/ayp)