Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menuturkan saat ini sedang mengatur sejumlah pertemuan bilateral yang akan dihadiri Jokowi dengan Arab Saudi dan Australia.
Lihat juga:Dapat Jersey Argentina, Jokowi Jadi Messi |
"Sampai saat ini yang rencana untuk hadir (dari delegasi Saudi) adalah MbS ya mungkin kalau jadi pertemuan bilateral tentu Jokowi akan bertemu dengan MbS," paparnya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini belum confirm kapan, belum ada pertemuan bilateral yang sudah confirm. Kami terus berupaya cocokkan jadwal karena ini kan bukan hanya mengatur jadwal presiden RI saja tapi juga soal jadwal pemimpin negara lainnya," ucap Arrmanatha.
MbS sempat berencana berkunjung ke Jakarta pada Februari lalu, tetapi batal. Meski tak jadi melawat ke Indonesia, MbS akhirnya menjamu Jokowi di istananya di Riyadh pada April lalu.
Dalam pertemuan itu, Jokowi dan MbS mendiskusikan masalah penguatan hubungan bilateral Indonesia-Saudi. Kedua pemimpin sepakat membentuk mekanisme konsultasi tingkat pemimpin dan melakukan pertemuan setahun sekali.
MbS juga sepakat menambah kuota haji bagi warga Indonesia sebanyak 10 ribu jemaah. Dengan demikian, total kuota jemaah haji Indonesia mencapai 232 ribu. (rds/ayp)