Trump Bertemu Kim Jong Un, Jabat Tangan di Perbatasan

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 30/06/2019 14:33 WIB
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Korea Utara Kim Jong Un dan berjabat tangan di DMZ, daerah demiliterisasi perbatasan Korut dan Korsel. Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un, berdiri di perbatasan demiliterisasi antara Korut dan Korsel (Brendan Smialowski / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Minggu (30/6). Pertemuan dilakukan setelah Trump menjejakkan kaki di daratan Korea Utara (Korut) lewat daerah demiliterisasi (demilitarized zone - DMZ) antara Korut dan Korsel. Ini adalah kali pertama seorang presiden AS menginjakkan kaki di negara tersebut.

Kim dan Trump berjabat tangan tepat di atas perbatasan dua negara yang bertikai dalam perang Korea pada 1950-1953. Trump lantas masuk beberapa langkah ke wilayah Korut sebelum melakukan jabat tangan lainnya.

Trump dan Kim lantas berjalan bersama ke wilayah Korea Selatan. Saat berdiri di perbatasan, mereka sempat berpose sebentar untuk mengambil foto. Ketika melangkah ke wilayah Korsel, mereka disambut oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.


"Ini adalah hari yang baik untuk dunia dan sebuah kehormatan bagi saya berada disini," terang Trump. "Banyak hal baik yang akan terjadi."

Sementara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membalas bahwa hubungan yang luar biasa dengan Presiden Donald Trump bisa mengatasi segala hambatan pembicaraan nuklir yang mengalami kebuntuan.

"Saya yakin hubungan kami bisa mengatasi segala penghalang," jelas Kim, seperti dikutip AFP.

Pertemuan dadakan di DMZ ini akan diikuti dengan negosiasi antara Pyongyang dan Washington soal persenjataan nuklir Korut. Sebab, sebelumnya, tindak lanjut soal nuklir Korut ini mengalami jalan buntu setelah pertemuan awalan di Singapura. Sebelum pertemuan dadakan ini dilakukan, Trump sempoat mengumbar isu sial undangan pertemuan tersebut di akun Twitter miliknya, Sabtu (29/6).

Lewat akun tersebut, Trump menyebut pertemuannya dengan Kim akan berlangsung sebentar dengan jabat tangan kilat dan saling menyapa. Sebab keduanya terakhir kali bertemu di Vietnam pada Februari lalu. Pertemuan di Vietnam ini juga menjadi kelanjutan dari pertemuan di Singapura. Namun, pertemuan itu kembali berakhir tanpa kesepakatan yang jelas. (eks/eks)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK