Facebook Evakuasi 4 Gedung Diduga Terpapar Zat Sarin

CNN Indonesia | Selasa, 02/07/2019 09:49 WIB
Facebook Evakuasi 4 Gedung Diduga Terpapar Zat Sarin Ilustrasi Facebook. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Isi empat gedung milik Facebook di Silicon Valley, San Francisco, Amerika Serikat dievakuasi karena diduga terjadi penyebaran zat saraf sarin pada Senin (1/7) kemarin. Dua orang dilaporkan terpapar zat itu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/7), zat sarin itu diduga berada di dalam sebuah paket yang ditemukan di fasilitas penerimaan surat Facebook. Meski begitu, menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Menlo Park, Jon Johnston, pegawai Facebook yang mengurus paket itu disebut tidak mengalami gejala apapun.
"Hasil uji oleh Facebook terhadap paket itu dinyatakan positif mengandung zat sarin, jadi mereka hanya menjalankan prosedur standar. Kini kita hanya menunggu apakah hal itu benar atau tidak," kata Johnston.

Juru bicara Facebook, Anthony Harrison, menyatakan mereka memutuskan evakuasi karena hasil uji memperlihatkan paket itu mengandung zat sarin. Dia menyatakan saat ini mereka sedang bekerja sama dengan polisi untuk menyelidiki hal itu.


"Aparat belum mengidentifikasi zat yang ditemukan. Sampai saat ini sudah tiga gedung yang dievakuasi," kata Harrison.

Menurut laporan, Biro Penyelidik Federal (FBI) juga menerjunkan sejumlah agennya ke tempat kejadian perkara.

Sarin dikenal sebagai zat kimia yang bisa merusak kerja sistem saraf. Zat itu digunakan sebagai senjata kimia, dan bisa menyebabkan kematian.
Zat ini pernah dipakai dalam serangan teror di jaringan kereta bawah tanah di Tokyo, Jepang pada 20 Maret 1995. Pelakunya adalah anggota sekte kepercayaan Aum Shinrikyo.

Dalam kejadian itu 12 orang meninggal di tempat, dan satu orang korban tutup usia setelah dirawat selama 14 tahun.

Zat itu juga diduga digunakan dalam senjata kimia yang digunakan dalam perang di Suriah. (ayp/ayp)